Purbaya Bilang Danantara Serahkan Utang Whoosh Rampung Bulan Ini

Sedang Trending 55 menit yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan Danantara bakal menyerahkan pengelolaan utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung alias Whoosh kepada Kementerian Keuangan pada pertengahan bulan ini.

Menurut Purbaya, penyerahan pengelolaan tersebut bakal dilakukan langsung oleh COO BPI Danantara Dony Oskaria.

"Kita tunggu kelak pertengahan bulan ini Pak Dony bakal menyerahkan ke saya," ujar Purbaya saat ditemui di Kompleks DPR RI, Jakarta, Rabu (2/8/2026).

Adapun mengenai skema penyelesaian utangnya, Purbaya mengatakan saat ini tetap dalam tahap pembahasan sehingga belum dapat diumumkan saat ini.

Purbaya juga enggan mengungkapkan soal dua Badan Layanan Umum (BLU) alias Special Mission Vehicle (SMV) di bawah Kemenkeu nan nantinya bakal dilibatkan dalam penyelesaian utang Whoosh ini. Namun, Kemenkeu sudah menyiapkan dua SMV tersebut untuk mengelola utang Whoosh.

"Belum, lagi digodok dan belum bisa diumumkan sekarang, tapi udah siap semua," katanya.

Sebelumnya, Purbaya menegaskan proses pengalihan tersebut ditargetkan bakal rampung pada pertengahan September mendatang.

Dia juga memastikan penyelesaian utang tersebut tidak bakal membebani Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

Kementerian Keuangan bakal mengambil alih 60% saham PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI), nan merupakan konsorsium WIKA, PT KAI, Jasamarga dan PTPN III. Sementara itu, 40% saham konsorsium perusahaan China tidak berubah.

"(Kepemilikan KCIC) di saya, bukan (di bawah KAI). 60% (saham) kasih ke kita, 40% ada nan lain, tetap ada China di situ kan. Kita tanya ke China juga sepertinya mereka tetap mau melanjutkan proyek ini dan mungkin jika disuruh kita bakal perpanjang ke Jawa Timur sana," ujar Purbaya.

Meski kepemilikan beralih, Purbaya memastikan konsorsium PT PSBI tidak bakal dibubarkan.

"Enggak (dibubarkan), konsorsiumnya ada nan dikasihkan saham punya dia ke saya," kata Purbaya.

(chd/haa) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News