Anggie Ariesta
, Jurnalis-Sabtu, 21 Maret 2026 |14:27 WIB

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tengah menyusun skema efisiensi shopping kementerian. (Foto: Okezone.com/IMG)
JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tengah menyusun skema efisiensi shopping kementerian dan lembaga (K/L) guna menjaga kesehatan fiskal nasional dengan mempertimbangkan pemangkasan anggaran operasional sekitar 10 persen serta pengetatan usulan anggaran tambahan nan diajukan ketua instansi.
“Terus kami bakal memastikan shopping pemerintah nan memang kudu dibelanjakan itu dilakukan tepat waktu, bukan dipotong. Jadi, pada dasarnya kami bakal mematuhi anggaran,” ujar Purbaya usai sholat Id di Masjid Salahuddin, Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak, Sabtu (21/3/2026).
Purbaya mengungkapkan, tantangan dalam mengelola kas negara adalah tingginya intensitas pengajuan anggaran baru dari beragam kementerian nan nilainya fantastis. Oleh lantaran itu, dia bakal mengambil langkah tegas untuk menyaring usulan-usulan tersebut.
“Menteri-menteri mengusulkan hingga puluhan triliun rupiah. Itu kami batasi, kami potong, sedangkan nan lain bakal kami sesuaikan,” jelasnya.
Purbaya menjamin bahwa kebijakan efisiensi ini telah diperhitungkan secara matang agar tidak menimbulkan pengaruh kejut bagi pertumbuhan ekonomi. Ia berjanji bakal memantau kondisi likuiditas pasar secara berkala untuk memastikan stabilitas tetap terjaga.
“Namun, perihal ini tidak bakal berakibat pada perekonomian, dan kami pastikan likuiditas tetap terjaga dengan baik. Itu saya monitor, mungkin harian,” ujarnya.
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·