
Pupuk Indonesia dan PLN Pangkas Anak Usaha, Ini Bocorannya (Foto: PLN)
JAKARTA - PT Pupuk Indonesia (Persero) dan PT PLN (Persero) siap memangkas jumlah anak usaha. Pemangkasan anak upaya ini menjadi pokok pembahasan dalam pertemuan antara jejeran Direksi kedua BUMN tersebut dengan Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia Dony Oskaria belum lama ini.
Pupuk Indonesia pangkas jumlah anak upaya dari 57 menjadi hanya 15 entitas. Dalam peta jalan transformasi ini, perusahaan bakal melepas sebanyak 42 anak upaya secara berjenjang hingga tahun 2027.
Target pemangkasan jumlah anak upaya ini direncanakan melangkah sistematis; dari 57 anak upaya pada 2025, jumlahnya bakal ditekan menjadi 17 entitas pada akhir 2026, dan kembali dikurangi hingga menyisakan 15 entitas pada 2027.
"Penyederhanaan entitas bakal memperkuat konsentrasi upaya dan meningkatkan efektivitas pengelolaan perusahaan," kata Dony dalam keterangannya, dikutip Minggu (7/6/2026).
Melalui perampingan jumlah anak upaya tersebut, Pupuk Indonesia bakal membentuk struktur upaya nan lebih tajam melalui tiga subholding utama, ialah Agrichemical, Industrial Chemical, dan Clean Ammonia. Ketiga subholding ini nantinya bakal disokong oleh Feedstock Co. nan memegang peran sentral dalam mengelola pasokan bahan baku strategis bagi grup perusahaan.
Menurut Dony, langkah menata portofolio upaya dan mempertajam konsentrasi pada upaya inti sangat diperlukan untuk memperkokoh fondasi perusahaan. Hal ini bermaksud agar perusahaan lebih adaptif menghadapi perubahan industri sekaligus bisa menciptakan nilai tambah nan berkelanjutan.
Dengan mengangkat struktur baru tersebut, Pupuk Indonesia diharapkan dapat memacu efisiensi operasional, mempererat sinergi antarentitas usaha, serta mengoptimalkan pemanfaatan aset dan sumber daya perusahaan. Kehadiran tiga subholding utama ini juga dinilai bakal memperjelas kompas pengembangan di setiap lini bisnis, sehingga pertumbuhan perusahaan dapat melangkah lebih terarah dan berkelanjutan.
Selain meningkatkan efisiensi, transformasi ini diproyeksikan bisa memperkokoh daya saing perusahaan di sektor pupuk dan petrokimia, sekaligus membuka kesempatan ekspansi upaya baru nan relevan dengan kebutuhan industri di masa depan.
Program transformasi ini merupakan bagian dari agenda penataan dan penguatan BUMN nan terus digulirkan oleh BP BUMN berbareng Danantara. Melalui struktur nan lebih sederhana dan penguatan konsentrasi bisnis, Pupuk Indonesia diharapkan beralih bentuk menjadi organisasi nan lebih ramping, lincah, serta kompetitif, guna memperkuat kontribusinya terhadap ketahanan pangan nasional dan pengembangan industri dalam negeri.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·