Jakarta, CNBC Indonesia - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Puan Maharani menyampaikan pidato dalam rangka pembukaan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (14/8/2028). Membuka pidatonya, Puan melaporkan capaian legislasi nan diraih DPR berbareng pemerintah sejak tahun 2024.
"Pembukaan masa persidangan ini menandai dimulainya tahun ketiga dari masa hormat DPR periode 2024-2029. Memasuki tahun ketiga, angan rakyat bakal semakin besar, untuk dapat menikmati hasil pembangunan dan beragam kebijakan nan semakin nyata dirasakan rakyat dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.
"Oleh lantaran itu, masa sidang ini menjadi kesempatan krusial bagi DPR untuk terus memperkuat kinerja, menyerap aspirasi rakyat, dan menghadirkan kebijakan nan memberikan faedah nyata bagi rakyat," lanjut politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan tersebut.
Menurut Puan, DPR berbareng pemerintah, sejak masa pertama persidangan tahun 2024 hingga terakhir masa sidang, telah melahirkan 28 rancangan UU menjadi UU. Perinciannya adalah sebagai berikut:
Komisi I: 3 UU
Komisi II: 10 UU
Komisi III: 3 UU
Komisi VI: 2 UU
Komisi VII: 1 UU
Komisi VIII: 1 UU
Komisi XI: 2 UU
Komisi XIII: 2 UU
Badan Legislasi: 3 UU
Panitia khusus: 1 UU
Lebih lanjut, Puan menjelaskan, pada masa persidangan ini, DPR berbareng pemerintah bakal memfokuskan pembahasan terhadap 14 RUU pada tahap pembicaraan tingkat I. Selain itu, DPR juga bakal melanjutkan 43 RUU nan sedang dalam tahap penyusunan.
"Termasuk penyusunan RUU Perampasan Aset. RUU Perampasan Aset tetap dalam tahap untuk menerima masukan dari masyarakat nan bermakna," kata Puan.
(miq/miq)
[Gambas:Video CNBC]
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·