, JAKARTA, – PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV PalmCo menyalurkan support kepada lebih dari 1.000 anak yatim dan duafa serta mendukung perbaikan 16 rumah ibadah dan mushalla nan tersebar di beragam wilayah operasional perusahaan. Program ini merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) nan bakal berjalan hingga Juni 2026.
Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menyatakan bahwa perusahaan berupaya menyelaraskan aktivitas operasional, penguatan spiritual karyawan, dan tanggung jawab sosial terhadap lingkungan sekitar. Alokasi program TJSL keagamaan dan sosial difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat prasejahtera serta perbaikan akomodasi rumah ibadah nan sifatnya mendesak.
Berdasarkan hasil pertimbangan tim di lapangan, banyak akomodasi ibadah di sekitar areal perkebunan nan memerlukan intervensi fisik, seperti perbaikan sanitasi dan ruang wudhu. Begitu juga dengan panti didikan nan memerlukan sokongan operasional bulanan. Oleh lantaran itu, sebagian arah kebijakan TJSL didorong untuk langsung menyelesaikan persoalan pokok tersebut.
Jangkauan Bantuan Sosial dan Infrastruktur
Inisiatif kepedulian di sektor sosial dan pemenuhan kebutuhan pokok ini telah menjangkau lebih dari 1.000 jiwa. Rangkaian tindakan solidaritas tersebut diwujudkan melalui pemberian santunan tunai bagi ratusan anak yatim dan kaum duafa di wilayah Sumatera Selatan hingga Jambi, penyaluran berkala Paket Beras SPHP, serta pengedaran ratusan paket sembako dalam beragam rangkaian hormat sosial.
Sementara untuk prasarana keagamaan, support didistribusikan kepada 16 masjid dan mushalla nan tersebar di wilayah operasional perusahaan, termasuk di Rokan Hulu, Labuhan Batu, Aceh, hingga Lampung. Bentuk support disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing rumah ibadah, meliputi pembangunan menara masjid, perbaikan atap, pengadaan akomodasi pendingin ruangan (AC), serta pembangunan akomodasi MCK.
Jatmiko menegaskan pendekatan program dilakukan secara partisipatif dengan melibatkan pengurus rumah ibadah dan perangkat desa setempat. Pihaknya tidak hanya menyerahkan support dalam corak anggaran, tetapi memastikan peruntukannya sesuai dengan urgensi di lapangan. "Kolaborasi dengan tokoh masyarakat dan perangkat dusun menjadi kunci agar program ini tepat sasaran dan mempunyai keberlanjutan dampak," ujarnya.
Refleksi Spiritual dan Kepedulian Sosial
Sejumlah unit kerja PTPN IV PalmCo juga telah menggelar aktivitas zikir dan shalawat berbareng dalam rangkaian peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah. Salah satu tempat penyelenggaraan aktivitas ini berjalan di Masjid Munthada Solihin, Jambi, nan dihadiri oleh seluruh tenaga kerja serta masyarakat sekitar.
Menurut Jatmiko, zikir berbareng nan diadakan di beberapa unit, termasuk di Jambi, merupakan refleksi internal untuk meningkatkan keahlian sekaligus kepedulian sosial. "Perusahaan mempunyai tanggung jawab memastikan bahwa keberadaan kami di wilayah bisa memberikan akibat langsung bagi kesejahteraan warga," ujarnya.
Kepala Dusun Talang Merindu, Desa Markanding, Kecamatan Bahar Utara, Kabupaten Muaro Jambi, Hendi, menyampaikan dukungannya terhadap sinergi antara perusahaan perkebunan milik pemerintah itu dengan masyarakat. "Diharapkan kerjasama seperti ini dapat terus terjalin dalam mendukung pembangunan di wilayah. Saya senang Kebun Bunut dan masyarakat saling bantu dalam beribadah," katanya.
Dukungan untuk Panti Asuhan
Di sisi lain, support operasional juga disalurkan ke sejumlah lembaga sosial anak yatim. Pada Mei 2026, support untuk operasional panti didikan nan menaungi 25 anak yatim piatu langsung diserahkan oleh perwakilan staf PTPN IV, Hasan Samik, kepada H. Een Zainudin selaku pengurus Panti Asuhan Darul Aitam. Bantuan langsung digunakan untuk bayar biaya listrik dan air ledeng nan sudah waktunya untuk dibayarkan.
"Uang ini bakal kami gunakan untuk bayar tagihan listrik PLN dan tagihan Air PDAM. Selain itu, kami juga bakal belikan kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng dan telur," kata Zainudin saat menerima bantuan. Ia mengaku saat ini mengasuh anak yatim piatu nan berasal dari beragam tempat dan sangat memerlukan perhatian ekstra mulai dari kebutuhan pendidikan, sandang, dan pangan.
Kontinuitas program TJSL ini juga dirasakan oleh panti didikan di wilayah luar Sumatera. Pengasuh Panti Asuhan Hidayatullah Pontianak, Arif Hartono, mengatakan support tersebut sangat membantu aktivitas pengasuhan anak-anak asuh. "Kami mewakili anak-anak panti mengucapkan terima kasih atas perhatian nan diberikan. Bantuan ini sangat membantu kebutuhan anak-anak selama Ramadhan dan menjelang Idul Fitri," ujar Arif. Ia menambahkan support tersebut bakal digunakan untuk memenuhi kebutuhan harian anak-anak panti sekaligus memastikan aktivitas pembinaan tetap melangkah dengan baik di wilayah Kalimantan Barat.
Konten ini diolah dengan support AI.
sumber : antara
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·