Penyerang timnas Brasil Matheus Cunha melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang timnas Haiti di laga Piala Dunia 2026.(AFP/ANGELA WEISS)
PENYERANG timnas Brasil, Matheus Cunha, tidak dapat menyembunyikan kegembiraannya setelah menjadi bintang kemenangan Selecao atas Haiti dalam laga Grup C Piala Dunia 2026, Sabtu (20/6) WIB. Pemain milik Manchester United tersebut melabeli keberhasilannya mencetak dua gol di Stadion Philadelphia sebagai salah satu momen terbaik dalam hidupnya.
Tampil sebagai starter di bawah pengarahan pembimbing Carlo Ancelotti, Cunha membuktikan kepercayaan tersebut dengan memborong dua gol pada menit ke-23 dan ke-36. Kemenangan Brasil kemudian disempurnakan oleh gol Vinicius Junior di masa injury time babak pertama.
Mimpi nan Menjadi Kenyataan
Bagi Cunha, mencetak gol di panggung sebesar Piala Dunia adalah puncak dari ambisi kariernya. Ia mengaku sempat merasa dejavu dan tidak percaya dengan apa nan baru saja dia torehkan di lapangan hijau.
“Ini adalah salah satu hari terbaik dalam hidup saya. Semua orang bermimpi mewakili Brasil di Piala Dunia. Dan membayangkan saya mencetak dua gol serta membantu tim, saya betul-betul sangat bahagia, rasanya seperti sedang bermimpi,” ujar Cunha sebagaimana dikutip dari laman resmi FIFA.
Pernyataan tersebut mencerminkan kelegaan mendalam bagi pemain berumur 27 tahun itu. Pasalnya, Cunha sempat merasakan pahitnya dicoret dari skuad final Piala Dunia 2022 Qatar oleh pembimbing sebelumnya, Tite, meski dia terlibat aktif dalam babak kualifikasi kala itu.
Kolektivitas Lini Serang Selecao
Selain pencapaian pribadi, Cunha juga menyoroti gimana chemistry di lini depan Brasil nan diisi pemain-pemain bintang dunia. Menurutnya, kepintaran taktis nan diterapkan rekan-rekannya menjadi kunci kekuasaan Brasil atas Haiti.
“Kami semua mempunyai kepintaran untuk mengetahui posisi nan kudu diambil. Saya rasa kami bermain sangat baik bersama-sama, dan itu krusial dalam momen seperti ini. Semuanya melangkah dengan baik hari ini," tambah Cunha.
Kemenangan 3-0 ini menempatkan Brasil dalam posisi nan kuat di klasemen Grup C. Performa klinis Cunha di babak pertama membuktikan bahwa lini serang Brasil tetap menjadi salah satu nan paling menakutkan di turnamen jenis Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada ini. (Ant/Z-1)
| Gol | 2 |
| Menit Gol | 23', 36' |
| Status | Starter |
| Stadion | Philadelphia Stadium, AS |
English (US) ·
Indonesian (ID) ·