PT Samator Indo Gas Tbk meresmikan filling station gas industri di area Kabil, Nongsa, Batam, Selasa (28/7/2026). Fasilitas ini bakal melayani kebutuhan gas industri seperti oksigen, nitrogen, dan karbon dioksida bagi sektor manufaktur, fabrikasi logam, elektronika, energi, semikonduktor, makanan dan minuman, hingga jasa kesehatan di Batam dan sekitarnya.
Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Djemy Francis, menyebut peresmian filling station ini menunjukkan adanya kepercayaan bumi upaya terhadap prospek Batam, sekaligus mempertegas peran sektor swasta dalam menghadirkan prasarana pendukung bagi aktivitas industri dan pelayanan kesehatan.
"Peresmian hari ini tidak boleh dipandang hanya sebagai bertambahnya sebuah akomodasi operasional. Fasilitas ini mempunyai makna nan luas, ialah memperkuat rantai pasok, mendekatkan pelayanan kepada pelanggan, meningkatkan kecepatan pemenuhan kebutuhan, serta mengurangi akibat keterlambatan distribusi," kata Fary dalam sambutannya.
Menurutnya, kehadiran akomodasi ini krusial bagi kepastian pasokan gas. Terlebih, Batam mempunyai 31 area industri nan menaungi puluhan hingga ratusan perusahaan multinasional.
Tak hanya itu, akomodasi ini juga sangat membantu sektor jasa kesehatan, termasuk rencana pembangunan Mayapada Apollo Batam International Hospital di area ekonomi khusus.
Sementara itu, Direktur Utama PT Samator Indo Gas Tbk, Rachmat Harsono, mengatakan investasi ini merupakan corak kepercayaan perusahaan terhadap masa depan pertumbuhan industri Batam. Sebelum berinvestasi, kata dia, pihaknya selalu mempertimbangkan dua hal: arah perkembangan industri ke depan dan kesiapan nan kudu dibangun untuk menjawab kebutuhan tersebut.
"Setiap investasi nan kita lakukan bukan hanya untuk membangun sebuah fasilitas. Setiap investasi adalah corak kepercayaan," ujar Rachmat.
Ia menyebut Batam mempunyai posisi strategis sebagai simpul jalur perdagangan nasional nan berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia, sekaligus menjadi salah satu pintu utama Indonesia menuju pasar global.
Batam, menurutnya, sekarang memasuki fase pertumbuhan industri nan mengarah pada aktivitas berbobot tambah lebih tinggi, modern, dan berbasis teknologi sehingga memerlukan prasarana pendukung nan lebih cepat, presisi, dan andal.
Ia menjelaskan pabrik Samator di area tersebut sudah berdiri sejak periode 2012–2013 dan terus mengalami ekspansi seiring pertumbuhan industri Batam. Fasilitas filling station nan baru diresmikan ini, kata dia, dilengkapi sistem otomatisasi dalam proses pengisian dan produksi untuk menjaga presisi, konsistensi, dan standar keselamatan.
Filling station ini memproduksi dan mendistribusikan beragam jenis gas industri, meliputi oksigen (O₂), nitrogen (N₂), argon (Ar), karbon dioksida (CO₂), nitrogen mix (N₂ Mix), dan argon mix (Ar Mix) serta penambahan produk hidrogen, mixed gas, forming gas, dan specialty gas.
Rachmat menegaskan, bagi Samator, keandalan dalam industri gas bukan hanya soal produk nan bisa dikirimkan, melainkan memastikan produk dengan kualitas nan tepat tersedia pada waktu dan tempat nan dibutuhkan pelanggan.
Rachmat menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Batam serta PLN atas support pasokan daya bagi akomodasi tersebut. Ia menyebut peresmian ini sebagai awal dari tanggung jawab menjaga keandalan pasokan, kualitas, dan keselamatan operasi ke depan.
Katanya, pertumbuhan industri tidak bisa dibangun oleh satu pihak saja, melainkan lahir dari suasana investasi nan sehat nan diciptakan pemerintah, keberanian bumi upaya untuk berinvestasi, dan seluruh pemangku kepentingan nan bergerak dengan visi nan sama.
Ia berambisi filling station ini tidak hanya menjadi akomodasi operasional, tetapi juga menjadi bagian dari ekosistem pertumbuhan industri di Batam.
"Samator mau bertumbuh berbareng para pelanggan. Kami mau membuka lebih banyak kesempatan untuk kolaborasi, kami mau mendukung masuknya investasi baru, dan kami mau mengambil bagian dari perjalanan Batam untuk menjadi salah satu pusat manufaktur dan industri strategis terdepan di Indonesia," kata Rahmat.
Dengan pengalaman lebih dari 100 tahun di industri gas dan didukung jaringan 60 pabrik serta 103 filling station nan tersebar di 29 provinsi, Samator terus memperkuat komitmennya sebagai mitra tepercaya bagi beragam sektor industri. Melalui pengembangan prasarana secara berkelanjutan, Perseroan menghadirkan solusi gas industri nan inovatif, berkualitas, dan berstandar keselamatan tinggi untuk mendukung pembangunan ekonomi Indonesia nan berkelanjutan.
"Sejalan dengan semangat perusahaan, 'empowering industry, enabling life' alias memberdayakan industri, memberi faedah kepada kehidupan," ucapnya.
3 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·