PT KAI Minta Maaf, Kasih Kabar Terbaru Perjalanan Kereta-Barang Temuan

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengungkapkan, barang-barang nan ditemukan petugas pemindahan di rangkaian Commuter Line No. 5568A telah diserahkan kepada petugas Passenger Service di Stasiun Bekasi Timur untuk didata dan diamankan.

KAI mengimbau pengguna, keluarga, alias kerabat nan merasa kehilangan peralatan untuk datang langsung ke Stasiun Bekasi Timur dan menghubungi jasa Lost and Found guna proses pengambilan.

Menurut Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba, hingga hari ini, Kamis (30/4/2026) pukul 08.30 WIB, tercatat sebanyak 85 peralatan ditemukan.

"Dari jumlah tersebut, 38 peralatan telah diserahkan kepada pemilik, sementara 47 lainnya tetap dalam proses penyerahan," kata Anne dalam keterangannya.

"Untuk info lebih lanjut, pengguna dapat menghubungi Contact Center KAI 121, aplikasi Access by KAI, alias media sosial resmi KAI," sambungnya.

Tambah Anne, PT KAI memastikan setiap tahapan pemulihan dilakukan secara hati-hati dan terukur agar perjalanan kereta api dapat melangkah dengan aman.

"KAI terus memastikan jasa dapat kembali melangkah dengan baik sekaligus memenuhi kewenangan pelanggan," ucapnya.

"Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan nan dirasakan pelanggan. Dalam proses pemulihan ini, kami memohon pengertian andaikan perjalanan tetap mengalami kelambatan. KAI terus berupaya agar jasa kembali melangkah lancar dan kewenangan pengguna tetap terpenuhi," kata Anne.

Potensi Keterlambatan Perjalanan Kereta

Di sis lain, Anne mengungkapkan, dalam masa penyesuaian operasional, perjalanan kereta api tetap berpotensi mengalami sedikit keterlambatan.

"PT KAI menyampaikan bahwa hingga hari ini, Kamis (30/4/2026), seluruh perjalanan Kereta Api Jarak Jauh (KA JJ) telah beraksi normal tanpa adanya pembatalan. Proses pemulihan jasa terus melangkah dan menunjukkan perkembangan nan positif," jelasnya.

"KAI terus melakukan pengaturan operasional secara berjenjang dengan mengedepankan aspek keselamatan dan kelancaran perjalanan," tegas Anne.

Seperti diketahui, kereta jarak jauh PLB 5568A (CL KPB-CKR) oleh PLB 4B (KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi) menabrak KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur pada hari Senin (27/4/2026).

Peristiwa nahas ini menyebabkan 16 orang meninggal dunia, 91 orang luka-luka. Per hari Rabu (29/4/2026), sebanyak 43 penumpang nan luka-luka telah diperbolehkan pulang. Korban luka lainnya tetap menjalani perawatan di rumah sakit.

Petugas campuran mengevakuasi puing-puing di letak kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, Selasa, (28/4/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)Foto: Petugas campuran mengevakuasi puing-puing di letak kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, Selasa, (28/4/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

(dce/dce)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News