Proyek Menantu Presiden Diamuk Warga, Pagar Besi-Kawat Duri Jebol

Sedang Trending 3 hari yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Gelombang demonstrasi menentang pembangunan proyek wisata mewah di sepanjang area pesisir pantai Albania berujung pada tindakan perusakan massal nan pemberontak pada Sabtu, (13/06/2026). Sekitar 200 pengunjuk rasa nekat merobohkan pagar pembatas besi dan kawat berduri nan mengelilingi letak pembangunan resor bintang lima tersebut.

Aksi kemarahan publik ini meluas setelah penduduk setempat memprotes rencana pembangunan resor mewah nan didukung oleh perusahaan milik Jared Kushner. Pengusaha properti tersebut merupakan menantu dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump, di mana proyeknya dinilai merusak area konservasi lingkungan di dekat Vlora nan menjadi kediaman burung pelikan dan penangkaran penyu.

"Protes tidak bakal berakhir sampai penduduk desa Rrjoll mendapatkan kompensasi nan adil. Kami adalah 200 family nan tanahnya telah disita secara sepihak oleh pemerintah," ketus Zeke Nikolle Shullani, salah satu pemilik lahan nan telah berdemo selama beberapa bulan.

Kemarahan penduduk di wilayah Rrjoll ini dipicu oleh adanya proyek pembangunan resor wisata mewah lain nan dituding berdiri di atas lahan sitaan milik masyarakat budaya setempat. Sambil mengibarkan bendera nasional Albania, ratusan penduduk meneriakkan yel-yel revolusi dan terlibat berantem bentuk dengan abdi negara kepolisian nan mencoba menghadang tindakan perusakan pagar.

Pihak penanammodal lokal Albania diketahui mendapatkan kewenangan spesial berupa status "investor khusus" dari pemerintah pusat untuk menggarap area rimba pinus dan pantai pasir putih tersebut. Keistimewaan izin inilah nan dinilai penduduk sebagai corak ketidakadilan norma dan pengabaian kewenangan ekonomi masyarakat lokal demi untung sepihak korporasi besar.

"Apa nan terjadi di negara ini adalah sebuah kegilaan. Mereka menolak berkonsultasi dan mengira bisa merebut semua kekayaan alam ini tanpa pertumpahan darah?" kecam pemilik lahan lainnya, Nikolin Markpalaj, mengenai sikap arogan pihak pengembang.

(tps/tps)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News