Timnas Selandia Baru nan bakal tampil di laga persahabatan pada 27 Maret 2025.(Dok. AFP/MICHAEL BRADLEY)
SELANDIA Baru kembali menapakkan kaki di panggung tertinggi sepak bola dunia. Tampil dalam putaran final Piala Dunia 2026, tim berjuluk The All Whites ini membawa ambisi besar untuk membuktikan bahwa kekuatan dari area Oseania (OFC) patut diperhitungkan di kancah global.
Setelah tidakhadir selama lebih dari satu dekade, Timnas Selandia Baru datang dengan komposisi skuad nan lebih matang. Meski bukan kekuatan tradisional, identitas permainan mereka nan mengandalkan disiplin taktik, kekuatan fisik, dan organisasi tim nan solid menjadi modal utama untuk mengejutkan lawan-lawan di Grup G.
Jalan Menuju Amerika Utara
Pasukan Darren Bazeley memastikan tiket ke Piala Dunia 2026 setelah tampil sangat dominanbak kualifikasi area Oseania. Mereka menyapu bersih tiga pertandingan di Grup B dengan meraih poin sempurna atas Tahiti, Vanuatu, dan Samoa. di ba
Dominasi tersebut bersambung di fase gugur. The All Whites mengandaskan perlawanan Fiji di semifinal sebelum akhirnya menundukkan Kaledonia Baru di partai final untuk mengamankan slot langsung ke putaran final.
Sejarah dan Memori tak Terkalahkan
Piala Dunia 2026 merupakan penampilan ketiga Selandia Baru sepanjang sejarah. Debut mereka terjadi pada 1982 di Spanyol. Namun, momen paling ikonik tercipta pada Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan.
Kala itu, Selandia Baru mencatatkan sejarah unik dengan menjadi satu-satunya tim nan tidak terkalahkan sepanjang turnamen. Meski kandas melaju ke babak gugur, mereka bisa menahan seri tim-tim kuat seperti Italia, Slovakia, dan Paraguay. Kini, setelah 16 tahun berlalu, memori tersebut menjadi pelecut semangat untuk menorehkan tinta emas baru.
Pilar Utama: Chris Wood dan Darren Bazeley
Nama Chris Wood tetap menjadi nyawa di lini depan. Penyerang berumur 34 tahun nan kenyang pengalaman di Liga Inggris berbareng Nottingham Forest dan Newcastle United ini merupakan pencetak gol terbanyak sepanjang masa bagi negaranya. Dengan 88 penampilan internasional, Wood adalah pemimpin sekaligus mentor bagi pemain muda dalam skuad.
Di bangku kepelatihan, Darren Bazeley memegang kendali. Pelatih asal Inggris ini bukan orang baru di sepak bola Selandia Baru, setelah sebelumnya sukses menangani tim golongan umur U-20 dan U-23. Bazeley mengusung visi sepak bola modern nan konsentrasi pada pengembangan kolektivitas tim.
Daftar Pemain Selandia Baru di Piala Dunia 2026:
- Kiper: Max Crocombe, Alex Paulsen, Michael Woud.
- Bek: Tyler Bindon, Michael Boxall, Liberato Cacace, Francis De Vries, Callan Elliot, Tim Payne, Nando Pijnaker, Tommy Smith, Finn Surman.
- Gelandang: Lachlan Bayliss, Joe Bell, Alex Rufer, Marko Stamenic, Ryan Thomas.
- Penyerang: Kosta Barbarouses, Matt Garbett, Eli Just, Callum McCowatt, Ben Old, Jesse Randall, Sarpreet Singh, Ben Waine, Chris Wood.
Jadwal Pertandingan Grup G
Selandia Baru tergabung dalam Grup G berbareng Iran, Mesir, dan Belgia. Berikut adalah agenda komplit pertandingan mereka (dalam waktu Indonesia Barat):
| Selasa, 15 Juni (08.00 WIB) | Iran vs Selandia Baru | Los Angeles Stadium |
| Senin, 22 Juni (08.00 WIB) | Selandia Baru vs Mesir | Vancouver Stadium |
| Sabtu, 27 Juni | Selandia Baru vs Belgia | Vancouver Stadium |
Dengan kombinasi pemain senior berilmu dan talenta muda nan sedang naik daun, Selandia Baru siap memberikan kejutan dan membuktikan bahwa mereka bukan sekadar pelengkap di Piala Dunia 2026. (Ant/H-3)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·