Jakarta, CNN Indonesia --
Mayjen TNI Kristomei Sianturi resmi dilantik menjadi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI menggantikan Letjen TNI Suharyanto.
Pelantikan digelar di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (15/10) nan dipimpin langsung Presiden RI Prabowo Subianto.
Jenderal TNI kelahiran Lampung, 6 Mei 1976 ini merupakan lulusan Akademi Militer Angkatan 1997. Ia merupakan prajurit nan mahir dalam bagian Infanteri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kristomei pernah mengikuti sejumlah pendidikan militer lain selain Akmil. Mulai dari Sesarcab Infanteri, Diklapa I dan II, Seskoad dengan menyabet penghargaan sebagai Taskap Karya Tulis Terbaik 2012.
Kemudian, dia juga merupakan lulusan terbaik Kursus Operasi Gabungan TNI dan Sesko TNI.
Kristomei merupakan salah satu perwira tinggi TNI Angkatan Darat nan memegang peran vital dalam bagian diplomasi media dan strategi komunikasi publik di lingkungan lembaga pertahanan negara.
Ia mempunyai rekam jejak panjang di bagian operasional, kepemimpinan teritorial, hingga humas militer.
Di awal karirnya, pada 2013-2014, dia dipercaya memimpin Yonif Linud 305/Tengkorak. Lalu, Kristomei ditunjuk menjadi Komandan Distrik Militer (Dandim) 0424/Tanggamus.
Kemudian, di 2016 Kristomei bekerja sebagai Wakil Asisten Operasi (Waasops) Kasdivif 2/Kostrad.
Selanjutnya, dia dipercaya menjadi Sekretaris Pribadi Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Sespri Wakasad). Lalu, pada 2017 dia menjabat Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) Jaya hingga 2019.
Selain itu, selama pekerjaan militernya, Kristomei pernah menjabat sejumlah posisi strategis, di antaranya Asops Kasdam I/Bukit Barisan (2020-2022), Danrindam Iskandar Muda (2022), Paban IV/Opsdagri Sops TNI (2022-2023), dan Kepala Dinas Penerangan (TNI AD) (2023-2024).
Tahun 2024-2025, Kristomei mengemban amanah sebagai Wakil Gubernur Akademi Militer. Kemudian dipercaya menduduki posisi sebagai Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen TNI) pada 2025.
Tak lama, pada Agustus 2025, dia didapuk menjadi Pangdam XXI/Radin Inten dengan wilayah teritorial meliputi Lampung dan Bengkulu.
(mnf/isn)
2 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·