Awaludin
, Jurnalis-Rabu, 25 Maret 2026 |20:10 WIB

Letnan Jenderal TNI Yudi Abrimantyo (foto: dok ist)
JAKARTA – Nama Letnan Jenderal TNI Yudi Abrimantyo menjadi sorotan setelah Tentara Nasional Indonesia (TNI), melakukan penyerahan kedudukan Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS) nan sebelumnya dia pimpin.
Sebagai pucuk ketua BAIS TNI, Yudi memegang peran strategis dalam pengelolaan intelijen pertahanan, termasuk pengumpulan dan kajian info nan berangkaian dengan keamanan nasional.
Penyerahan kedudukan tersebut dikonfirmasi oleh Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Aulia Dwi Nasrullah, saat ditemui di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (25/3/2026).
"Sebagai corak pertanggungjawaban, hari ini telah dilaksanakan penyerahan kedudukan Kabais," ujar Aulia.
Langkah ini terjadi di tengah sorotan terhadap kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus, nan turut menyeret sejumlah prajurit TNI.
Namun, saat ditanya lebih lanjut mengenai apakah penyerahan kedudukan tersebut berangkaian langsung dengan pencopotan Yudi, Aulia tidak memberikan penjelasan rinci. Ia memilih mengakhiri pernyataannya dan meninggalkan lokasi.
Penyerahan kedudukan ini menempatkan posisi Kabais TNI kembali menjadi perhatian publik, mengingat perannya nan krusial dalam struktur intelijen militer serta kaitannya dengan dinamika rumor nan berkembang.
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·