Profil Jumhur Hidayat, dari Panggung Aktivis Didapuk jadi Menteri Lingkungan Hidup

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - Mohammad Jumhur Hidayat alias Jumhur Hidayat, resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Lingkungan Hidup. Dia menggantikan Hanif Faisol nan sekarang didapuk menjadi wakil menteri koordinator pangan.

Nama Jumhur tak asing di telinga publik. Dia dikenal sebagai aktivis alias tokoh pergerakan nan kerap menyoroti rumor seputar buruh. Dia juga salah satu inisiator berdirinya Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI). Pada tahun 1989, dia pernah mendekam di penjara lantaran terlibat dalam tindakan mahasiswa nan menolak kehadiran Menteri Dalam Negeri, Rudini.

Jumhur juga ikut mendirikan Yayasan Kesejahteraan Pekerja Indonesia (YKPI) dan Gabungan Serikat Pekerja Merdeka Indonesia (Gaspermindo) sekaligus menjadi ketua umumnya hingga 2012. Dia juga ambil bagian dalam sejumlah tindakan unjuk rasa mahasiswa untuk memihak hak-hak petani ataupun menentang penggusuran tanah rakyat seperti dalam kasus tanah Kacapiring dan Cimacan.

Tak hanya menjadi aktivis, karir politik Jumhur juga terbilang moncer. Dia pernah berasosiasi dengan Partai Daulat Rakyat nan dalam pemilu 1999 mendapatkan 1 (satu) bangku DPR RI. Jumhur tercatat menjadi Sekretaris Jenderal di partai tersebut.

Namun setelah kandas dalam Pemilu Legislatif 2004, Jumhur meninggalkan aktivitas politik. Dia memilih untuk aktif kembali di bumi pergerakan.

Jumhur juga pernah menjabat sebagai Kepala Badan Penempatan dan Perlindungan TKI sejak 11 Januari 2007 hingga 11 Maret 2014 di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Dia mengurusi masalah penempatan dan perlindungan untuk tenaga kerja Indonesia nan bekerja di luar negeri.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita