Profil Gus Kikin, Kiai Entrepreneur yang Terpilih Jadi Ketum PBNU

Sedang Trending 55 menit yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - KH Abdul Hakim Mahfudz alias Gus Kikin terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 2026-2031. Sosok nan selama ini dikenal sebagai Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, itu juga mempunyai pengalaman di bagian organisasi dan bumi usaha.

Gus Kikin dipercaya meneruskan perjuangan KH Salahuddin Wahid alias Gus Sholah sebagai pengasuh Pesantren Tebuireng. Ia menjadi Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng ke-8 sejak 2020.

Gus Kikin lahir pada Minggu, 17 Agustus 1958, dari pasangan KH Mahfudz Anwar dan Nyai Hj Abidah Ma'shum. Dari garis keturunan ibu, nasab Gus Kikin bersambung kepada Nyai Hj Khoiriyah Hasyim, putri sulung Hadratussyeikh KH M Hasyim Asy'ari nan merupakan pendiri Nahdlatul Ulama.

Nyai Hj Khoiriyah Hasyim menikah dengan KH Ma'shum Ali, ustadz mahir pengetahuan falak asal Gresik sekaligus pengarang kitab Amtsilah Tasrifiyah. KH Ma'shum Ali merupakan kakak kandung KH Adlan Ali Cukir.

Sementara dari garis keturunan ayah, Gus Kikin merupakan keturunan KH Anwar Alwi, pendiri Pondok Pesantren Tarbiyatun Nasyi'in Paculgowang, Jombang, nan menikah dengan Nyai Hj Khadijah.

Dari garis tersebut, Gus Kikin tetap mempunyai hubungan family dengan KH Anwar Manshur, Pengasuh Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin Lirboyo.

Gus Kikin menikah dengan Nyai Hj Lelly Lailyah. Dari pernikahan tersebut, mereka dikaruniai dua anak, ialah Ning Dewi Adzroti dan Gus Yusuf Adnan.

Pendidikan Gus Kikin

Gus Kikin menempuh pendidikan umum di Madrasah Ibtidaiyah Jombang. Ia kemudian melanjutkan pendidikan di SMPN 1 Jombang dan SMAN 2 Jombang.

Setelah itu, Gus Kikin menempuh pendidikan di Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta. Ia juga menyelesaikan pendidikan sarjana Ilmu Komunikasi di Universitas Terbuka.

Selain pendidikan formal, Gus Kikin mempunyai pengalaman pendidikan pesantren. Ia pernah menjadi santri di Pondok Pesantren Sunan Ampel Jombang nan didirikan ayahnya.

Gus Kikin juga pernah menimba pengetahuan di Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Seblak, Jombang, nan didirikan oleh kakeknya.

Kiprah di Pesantren dan NU

Sebagai Pengasuh Pesantren Tebuireng, Gus Kikin melanjutkan pengembangan pesantren nan sebelumnya dilakukan Gus Sholah. Di bawah pengelolaan pesantren tersebut, Tebuireng berkembang hingga mempunyai 15 bagian di beragam wilayah Indonesia.

Gus Kikin tercatat mulai menjadi Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng pada 2020. Penunjukannya sebagai penerus Gus Sholah telah dipersiapkan melalui musyawarah family pada 2016 nan melibatkan keturunan KH M Hasyim Asy'ari sebagai pendiri pesantren.

Selain memimpin pesantren, Gus Kikin aktif dalam organisasi Nahdlatul Ulama. Ia dipercaya menjadi Ketua PBNU Bidang Ekonomi sejak 2022.

Sebelumnya, Gus Kikin menjabat sebagai Wakil Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur pada periode 2008-2022. Ia kemudian dipercaya sebagai Penjabat Ketua PWNU Jawa Timur sebelum akhirnya ditetapkan sebagai Ketua PWNU Jawa Timur masa khidmat 2024-2029.

Dikenal sebagai Kiai Entrepreneur

Di luar aktivitas pesantren dan organisasi keagamaan, Gus Kikin dikenal sebagai ustad entrepreneur dengan pengalaman di bumi korporasi.

Ia pernah berkarier di PT Djakarta Lloyd, badan upaya milik negara nan bergerak di bagian pelayaran dan logistik. Pada periode 1980-1992, Gus Kikin tercatat pernah menjabat sebagai Kepala Cabang Cilegon dan Pimpinan Harian Cabang Medan.

Pada 1997, Gus Kikin mendirikan BBS Group nan bergerak di beragam sektor usaha. Ia juga pernah dipercaya menjadi Ketua Bidang Energi Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur pada 2000-2013.

Gus Kikin tercatat sebagai pemilik PT Energi Mineral Langgeng (EML), perusahaan nasional nan bergerak di sektor minyak dan gas bumi (migas), serta pemilik stasiun televisi BBS TV.

Pengalaman di bumi korporasi tersebut menjadi salah satu modal Gus Kikin dalam mendorong kemandirian ekonomi penduduk NU dan transformasi digital di lingkungan organisasi.

Baca buletin terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita