
Alfin Daniel. (Foto: Instagram/@alfindaniel7)
NAMA Alfin Daniel Pratama semakin dikenal sebagai salah satu pevoli putra Indonesia. Berposisi sebagai setter, Alfin tidak hanya mempunyai pekerjaan nan cukup panjang di kejuaraan nasional, tetapi juga menjalani pekerjaan sebagai personil Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
Menariknya, kecintaan Alfin terhadap olahraga voli rupanya berasal dari keluarganya. Sang mama, Rita Kurniati, merupakan mantan atlet voli nasional nan pernah memperkuat Timnas Voli Putri Indonesia dan sejumlah klub, termasuk PGN Popsivo Polwan. Rita juga bermain di posisi setter, sama seperti sang putra.
Kisah ibu dan anak ini semakin menarik pada Proliga 2026. Rita Kurniati kembali tampil di kejuaraan tersebut berbareng Jakarta Popsivo Polwan, sementara Alfin memperkuat Jakarta Bhayangkara Presisi. Dengan demikian, keduanya sama-sama tampil di Proliga pada musim nan sama.

1. Profil Alfin Daniel
Alfin Daniel Pratama lahir di Situbondo, Jawa Timur, pada 2 Mei 2002. Ia mempunyai tinggi sekitar 184 sentimeter dan bermain sebagai setter alias pemain nan bekerja mengatur serangan tim.
Selain menjadi atlet voli profesional, Alfin juga merupakan personil Polri. Ia menjalani pendidikan kepolisian berbareng sejumlah atlet voli lainnya, termasuk Agil Angga Anggara dan Fahreza Rakha Abhinaya.
Bakat olahraga Alfin juga tidak terlepas dari kedua orang tuanya. Ayahnya, Iwan Dedi Setiawan alias Giso, merupakan mantan atlet voli nan kemudian berkarier sebagai pelatih. Sementara sang mama, Rita Kurniati, merupakan mantan atlet voli sekaligus personil Polri.
2. Riwayat Pendidikan Alfin Daniel
Alfin sudah mengenal olahraga voli sejak tetap duduk di bangku sekolah dasar. Ketika berada di kelas 6 SD, dia apalagi sudah mengikuti kejuaraan sebagai pemain junior dalam arena PON Jawa Timur.
Memasuki usia remaja, Alfin semakin serius mengembangkan kemampuannya. Ia kemudian mengikuti pembinaan di sekolah voli Ragunan, Jakarta. Setelah itu, dia juga sempat memperkuat Indomaret Sidoarjo dan Jakarta Garuda.
Riwayat pendidikan umum Alfin nan banyak diberitakan lebih menyoroti pendidikan dan pembinaan volinya sejak usia muda. Setelah menjalani pembinaan sebagai atlet, Alfin kemudian melanjutkan pendidikan kepolisian hingga menjadi personil Polri.
Karier ahli Alfin dimulai ketika dia menjalani debut berbareng Jakarta Garuda di Proliga 2019. Saat itu, usianya tetap sekitar 16 tahun. Ia kembali memperkuat Jakarta Garuda pada Proliga 2020
Perjalanan Alfin kemudian bersambung berbareng Surabaya Bhayangkara Samator pada Proliga 2022. Pada tahun nan sama, dia juga memperkuat Indomaret Volleyball Club di Livoli Divisi Utama dan mendapatkan penghargaan Pemain Masa Depan.
Pada Proliga 2023, Alfin berasosiasi dengan Jakarta Bhayangkara Presisi dan membantu tim tersebut menjadi runner-up. Ia juga tampil berbareng klubnya di arena Asian Club Championship.
Pada Proliga 2024, Alfin kembali menjadi bagian dari Jakarta Bhayangkara Presisi. Tim tersebut kemudian sukses keluar sebagai juara setelah mengalahkan Jakarta LavAni Allo Bank Electric di partai final.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·