
Suroso Isnandar. (Foto: IG PLN)
PROFIL dan pendidikan Suroso Isnandar menarik diulas. Sebab, dia resmi ditunjuk sebagai Direktur Utama PT PLN (Persero), menggantikan Darmawan Prasodjo.
Penunjukan tersebut dilakukan melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada Rabu 14 Oktober 2026. Sebelum menduduki posisi tertinggi di perusahaan listrik negara tersebut, Suroso menjabat sebagai Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN.
Suroso mempunyai pengalaman panjang di sektor ketenagalistrikan, mulai dari pengelolaan pembangkitan dan penyaluran listrik hingga transformasi digital perusahaan. Latar belakang pendidikan teknik tenaga listrik nan dimilikinya juga menjadi bagian krusial dari perjalanan pekerjaan Suroso di PLN. Lantas, seperti apa profil dan riwayat pendidikan kepala utama PLN nan baru ini?

1. Profil Suroso Isnandar
Suroso Isnandar merupakan ahli di bagian ketenagalistrikan nan telah menempati sejumlah posisi strategis di lingkungan PLN. Dilansir dari situs resmi PLN, Suroso lahir di Klaten pada 12 Agustus 1971.
Suroso menempuh pendidikan di bagian teknik sistem tenaga listrik dan melanjutkan studi hingga meraih gelar ahli di bagian teknik elektro. Pengalaman profesionalnya mencakup pengelolaan pembangkitan dan penyaluran listrik, pengaturan beban sistem kelistrikan, serta pengembangan teknologi informasi.
Sebelum ditunjuk sebagai kepala utama, Suroso dipercaya menjabat Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN sejak 18 Juni 2025. Pengangkatan tersebut berasas Keputusan Menteri BUMN Nomor SK-159/MBU/06/2025.
Selain pengalaman di bagian operasional dan manajemen, Suroso juga mempunyai sertifikasi Qualified Risk Governance Professional (QRGP). Sertifikasi ini berangkaian dengan tata kelola dan manajemen akibat perusahaan.
2. Riwayat Pendidikan Suroso Isnandar
Suroso mempunyai latar belakang akademik di bagian teknik tenaga listrik. Ia menempuh pendidikan sarjana di Institut Teknologi Bandung (ITB). Tepatnya, dia mengambil bidang Power System Engineering dan lulus pada 1994.
Kemudian, Suroso melanjutkan studi magister di Inggris. Dia mengambil pendidikan Master of Science (MSc) bagian Power System Engineering and Management, University of Abertay, Inggris, lulus pada 1999.
Lalu, Suroso kembali mengenyam pendidikan di ITB. Dia ambil gelar doctor Teknik Elektro, Institut Teknologi Bandung (ITB) nan studinya diselesaikan pada 2025.
Pendidikan tersebut berangkaian erat dengan bagian pekerjaan nan digelutinya selama berkarier di PLN, khususnya pengelolaan sistem tenaga listrik dan pengembangan prasarana ketenagalistrikan. Gelar ahli nan diraihnya pada 2025 melengkapi perjalanan akademik Suroso setelah lebih dari tiga dasawarsa berkarier di sektor kelistrikan.
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·