Profil dan Kehebatan Pasukan Taipur, Ahli Sabotase hingga Jago Gunakan Sumpit Khas Dayak

Sedang Trending 57 menit yang lalu

JAKARTA - Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) mempunyai pasukan elite Peleton Intai Tempur (Tontaipur). Pasukan unik TNI AD ini mempunyai spesialisasi dalam bagian sabotase ataupun intelijen serta operasi tempur dengan misi khusus.

Pasukan unik ini diprakarsai Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu saat menjabat Pangkostrad. Peleton Intai Tempur (Tontaipur) dan resmi berganti Kompi Intai Tempur (Taipur) pada 2005. Sejak awal dibentuk, prajurit Taipur langsung diterjunkan ke sejumlah medan operasi.

Pangkostrad Letjen TNI Mohammad Fadjar, mengatakan, latihan pembentukan Taipur merupakan salah satu tahapan krusial dalam menyiapkan prajurit terpilih Kostrad nan mempunyai keahlian khusus, ketangguhan bentuk dan mental, serta kesiapan tinggi dalam menghadapi beragam tantangan tugas dan dinamika lingkungan strategis.

“Melalui proses seleksi dan latihan nan intensif, para prajurit Taipur dibentuk untuk menguasai tujuh komponen keahlian utama,” ujar Fadjar saat menutup Latihan Pembentukan Taipur XII Kostrad di Menlatpur Kostrad, Jatiluhur, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.

Oleh lantaran itu, prajurit Taipur kudu siap ditugaskan dimana saja, termasuk saat terlibat dalam operasi pembebasan Kapal MV Sinar Kudus nan dibajak perompak Somalia pada 2011.

Prajurit Taipur mempunyai keahlian nan tidak main-main. Mereka mempunya skill unik melakukan penyelundupan ke jantung musuh secara senyap untuk melakukan sabotase.

Prioritas nan diberikan adalah tugas-tugas penyelundupan di gunung dan kota. Bekerja secara senyap, tapi efektif. Ciri seperti itu membikin Kompi Taipur kurang familiar di telinga masyarakat. Namun, untuk keahlian, prajurit mempunyai skill unik bertempur di darat, laut, dan udara.

Seorang prajurit nan mau menjadi pasukan Taipur kudu menjalani training nan sangat berat dan berjenjang. Mereka kudu ditempa selama tujuh bulan di Cilodong hingga puncaknya dilatih pasukan Cakra di Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat.

Pada tahap pertama, mereka menjalani latihan tempur di medan latihan Kostrad di Gunung Sangga Buana, Kompleks Latihan Kostrad, Kabupaten Karawang Jawa Barat.

Kemudian, berlatih intelijen/Sandha di Pusdik Passus, Batujajar, Bandung. Dalam latihan ini, Kostrad menitikberatkan latihan pada intelijen tempur.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com