Profil Belvin Tannadi, Influencer yang Didenda Rp5,3 Miliar karena Goreng Saham

Sedang Trending 5 bulan yang lalu

Profil Belvin Tannadi, Influencer nan Didenda Rp5,3 Miliar lantaran Goreng Saham

Profil Belvin Tannadi, Influencer nan Didenda Rp5,3 Miliar lantaran Goreng Saham (Foto: IG Belvin)

JAKARTA - Profil Belvin Tannadi, influencer saham nan didenda Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Rp5,35 miliar imbas goreng saham. Belvin Tannadi terbukti melakukan pelanggaran manipulasi nilai melalui penyebaran info di media sosial pada periode 2021–2022.

"Influencer atas nama kerabat BVN (Belvin Tannadi) melakukan order beli dan order jual atas beberapa saham di antaranya dengan kode AYLS, FILM, dan juga BSML dengan menggunakan beberapa rekening pengaruh nominee kembali sehingga menyebabkan adanya pembentukan nilai saham nan tidak wajar," ujar Anggota Dewan Komisioner OJK pengganti Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Hasan Fawzi konvensi pers di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jumat (20/2/2026).

Profil Belvin Tannadi

Belvin Tannadi merupakan influencer saham dengan mempunyai lebih dari 1,7 juta followers di akun IG @belvinvvip.

Pria asal Medan, Sumatera Utara memulai perjalanan kariernya bukan dari latar belakang keuangan, melainkan lulusan sastra China dari STBA Persahabatan Internasional Asia.

Ketertarikannya pada bumi saham muncul dari kemauan membangun aset jangka panjang untuk masa depan.

Belvin pertama kali berinvestasi pada 2014 dengan modal awal sekitar Rp12 juta. Dia memilih saham lantaran dinilai mempunyai potensi pertumbuhan lebih tinggi dibandingkan instrumen lain seperti obligasi alias reksa dana.

Tidak hanya itu, Belvin mendirikan PT Ilmu Saham Indonesia, perusahaan startup di bagian edukasi pasar modal.

Perusahaan ini meluncurkan aplikasi "Ilmu Saham" pada 18 Juni 2022 untuk memudahkan penanammodal pemula belajar investasi dan trading melalui video edukasi, kajian harian pasar, dan materi nan mudah dicerna.

Belvin kerap membagikan tips kepada para pemula nan mulai melirik dunia crypto atau saham. Penulis kitab berjudul Ilmu Saham itu mengingatkan agar tidak terburu-buru, dan memulai dari nilai kecil.

Belvin juga menyarankan agar duit nan dipakai untuk mulai berinvestasi dan belajar tentang saham dan crypto adalah duit dingin, alias hasil sendiri.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com