Produsen Whip Pink di Jakpus Ubah Strategi Usai Kematian Lula Lahfah

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

Jakarta -

Bareskrim Polri mengungkap pengakuan AS, pengawas sekaligus petugas packing gas Nitrous Oxide (N20) alias nan sering disebut gas tertawa merek Whip-pink di Kemayoran, Jakarta Pusat. AS mengaku diperintahkan untuk mengubah strategi usai kematian selebgram.

Direktur Tindak Pidana Narkoba (Dirtipidnarkoba) Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso, mengatakan bahwa AS bekerja pada produsen Whip-pink tersebut sejak Maret 2025. Dia mengaku direkrut oleh seseorang berinisial SA.

"Tugas AS ini mengawasi dan asistensi produksi tabung Whip-pink dari kosong hingga terisi sebanyak 5 jenis berat, serta melakukan tugas quality control," kata Brigjen Eko dalam keterangannya, Rabu (15/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

AS juga mengaku dirinya diperintahkan untuk lebih berhati-hati pasca kematian selebgram. Mereka diminta mengubah strategi termasuk memasang label peringatan.

"Setelah kejadian meninggalnya selebgram Lula Lahfah, Saudara SA memerintahkan kepada AS untuk lebih berhati-hati dan Lokasi produksi kudu selalu tertutup serta memastikan stiker/Label peringatan terpasang pada tabung Whip-pink nan bakal dijual," jelasnya.

Seluruh aktivitas produksi tersebut kemudian dia laporkan kepada SA. AS mengaku diupah Rp 1,8 juta plus duit makan Rp 50 ribu per hari.

"Pemilik usahanya ini adalah Saudara JH, ini tetap kami lakukan pendalaman," katanya.

Produsen Whip-pink di Kemayoran, Jakpus digerebek Bareskrim Polri.Foto: Produsen Whip-pink di Kemayoran, Jakpus digerebek Bareskrim Polri. (dok. Istimewa)

Tak Ada Izin BPOM

Bareskrim memastikan bahwa produksi gas N20 di Kemayoran, Jakpus ini ilegal. Brigjen Eko Hadi menyebut produksi Whip-pink tersebut tidak mempunyai memiliki izin edar dari Badan Pengawas Obat-obatan dan Makanan (BPOM).

"Menurut keterangan admin, Saudari E, bahwa PT SSS tidak mempunyai legalitas serta tidak mempunyai izin edar BPOM terhadap produk Whip-pink," ujar Brigjen Eko Hadi.

Eko mengatakan, pabrik Whip-pink tersebut mempunyai total 16 warehouse (gudang). Selain di Jakarta, mereka mempunyai penyimpanan di wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur hingga Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, Bali dan Lombok.

"Gudangnya ada di 16 lokasi, di Jakarta 5 gudang, Bandung 2 gudang, Makassar 1 gudang, Semarang 1 gudang, Jogjakarta 1 gudang, Balikpapan 1 gudang, Surabaya 1 gudang, Medan 1 gudang, Bali 2 gudang, dan Lombok 1 gudang," jelasnya.

Usaha tersebut telah melangkah sejak 2025. Omzet diperkirakan Rp 7,1 miliar, dengan rata-rata per bulan berada di nomor Rp 2 hingga 5 miliar.

(mea/dhn)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News