Seorang laki-laki berumur 35 tahun tewas usai tertabrak KRL rute Kampung Bandan-Bekasi di petak jalan antara Klender Baru dan Buaran, Jakarta Timur, Senin (7/9) malam.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 19.27 WIB. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta menyatakan turut bersungkawa cita atas kejadian tersebut.
Berdasarkan info awal, KRL tersebut tengah melaju sesuai jalur perjalanannya. Sebelum kejadian, masinis telah membunyikan semboyan 35 alias suling sebagai tanda peringatan lantaran terdapat seseorang di jalur kereta api.
Setelah menerima laporan, petugas KAI segera menuju letak dan berkoordinasi dengan kepolisian serta unsur mengenai untuk melakukan penanganan dan evakuasi. Jasad korban lampau dibawa ke RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo mengatakan kejadian tersebut tidak menyebabkan kerusakan pada sarana maupun gangguan terhadap perjalanan kereta.
"Kejadian tersebut tidak menyebabkan kerusakan pada sarana maupun keterlambatan perjalanan kereta api," kata Franoto dalam keterangan nan diterima kumparan pada Selasa (8/9).
KAI mengingatkan masyarakat bahwa jalur kereta api merupakan ruang terbatas nan hanya diperuntukkan bagi operasional perkeretaapian. Masyarakat dilarang berjalan, menyeberang, maupun melakukan aktivitas di jalur kereta lantaran dapat membahayakan keselamatan.
"KAI mengimbau masyarakat untuk selalu menggunakan perlintasan resmi serta mematuhi rambu dan pengarahan petugas. Keselamatan perjalanan kereta api dan masyarakat merupakan tanggung jawab bersama," kata Franoto.
Saat ini, kasus tersebut tengah ditangani kepolisian. Polisi belum memberikan keterangan mengenai kejadian ini, termasuk identitas laki-laki tersebut.
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·