Dairi -
Polisi menangkap laki-laki di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, usai menilap duit instansi tempatnya bekerja senilai Rp 297 juta. Korban sempat mengaku sebagai korban perampokan.
"Kasus tersebut rupanya merupakan hasil rekayasa dari WG. Ia bukan korban begal, melainkan pelaku penggelapan uang," kata Kapolres Dairi AKBP Otniel Siahaan dilansir detikSumut, Rabu (10/6/2026).
Pelaku sempat melapor ke polisi telah menjadi korban perampokan. Polisi nan melakukan penyelidikan kemudian menemukan sejumlah kejanggalan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tas nan awalnya disebut dirampas oleh pelaku rupanya ditemukan di aliran Sungai Lae Renun. Di dalamnya terdapat satu unit laptop dan beberapa telepon genggam," katanya.
Polisi juga menemukan kejanggalan pada aliran transaksi rekening milik WG. Uang ratusan juta rupiah nan ditransfer ke beberapa rekening miliknya.
Drama perampokan itu akhirnya terbongkar, dan WG mengakui perbuatannya. Ia mengaku duit tersebut digunakan untuk membeli voucher gambling dari salah satu akun Facebook.
"Tersangka kemudian menggunakan duit tersebut untuk bermain gambling online dengan angan dapat memperoleh untung dan mengembalikan kerugiannya," jelas Otniel.
Baca selengkapnya di sini
(ygs/azh)
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·