Pria di Bandung Acungkan Benda Mirip Pistol saat Serobot Antrean di SPBU

Sedang Trending 3 bulan yang lalu
Ilustrasi penembakan. Foto: Shutter Stock

Beredar video memperlihatkan seorang pengendara motor dengan nomor pelat Z 6841 ED menyerobot antrean di SPBU Jalan M. Ramdan, Kota Bandung. Dalam video itu, pelaku juga mengacungkan barang mirip pistol kepada pengendara lain nan tengah mengantre.

Dalam video tersebut, tampak pelaku mengenakan celana putih dan jaket hitam, serta mengendarai motor bermotif merah dan hitam saat menyerobot antrean. Ia kemudian berdebat dengan pengendara lain nan tidak terima diserobot. Cekcok pun tak terhindarkan hingga pelaku tampak menantang pengendara lain.

Pelaku kemudian memutar motornya ke luar SPBU. Ia turun dari motornya dan melangkah ke arah area SPBU sembari membawa barang mirip pistol. Ia kemudian mengacungkan barang tersebut ke pengendara lain.

Petugas SPBU saat itu mencoba melerai pelaku. Ia pun akhirnya meninggalkan lokasi.

Respons Polisi

Kapolsek Regol, Kompol Heri Suryadi, membenarkan peristiwa tersebut. Pihaknya tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Kami telah melakukan pengecekan ke letak kejadian dan saat ini tetap dalam proses penyelidikan,” kata Heri lewat keterangannya.

Menurut polisi, pelaku tidak mau mengantre BBM di SPBU tersebut.

“Pada saat bakal mengisi BBM, pelaku tidak mau antre lampau ditegur oleh salah satu pengendara nan sedang mengantre, sehingga terjadi adu mulut,” jelasnya.

Diduga Airsoft Gun

Setelah sempat meninggalkan lokasi, pelaku kemudian kembali dan menghampiri pengendara nan menegurnya. Saat itu, pelaku diduga mengeluarkan barang nan menyerupai pistol alias airsoft gun.

“Kemudian pelaku kembali menghampiri pengendara tersebut sembari mengeluarkan barang seperti pistol alias airsoft gun,” jelasnya.

Beruntung, tindakan tersebut sukses diredam oleh salah satu saksi di letak sehingga tidak terjadi tindakan nan lebih jauh.

“Aksi tersebut sempat dilerai oleh saksi di lokasi, kemudian pelaku langsung meninggalkan SPBU,” tambahnya.

Polisi telah memeriksa empat saksi dan mengamankan rekaman CCTV untuk kepentingan penyelidikan.

“Langkah nan kami lakukan di antaranya mengecek TKP, meminta keterangan saksi-saksi, serta mengumpulkan rekaman CCTV,” ungkap Kapolsek.

Hingga saat ini, identitas pelaku tetap dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan