Ilustrasi(Dok IG Timnas Skotlandia)
SKOTLANDIA berkesempatan makin dekat ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 saat menghadapi Maroko pada laga kedua Grup C di Stadion Boston, AS, Sabtu (20/6) pukul 05.00 WIB. Namun, misi itu tidak bakal mudah. Di seberang lapangan berdiri Maroko, semifinalis Piala Dunia 2022 nan kembali menunjukkan kapasitasnya sebagai salah satu kuda hitam turnamen.
Tim didikan Steve Clarke saat ini memimpin klasemen sementara Grup C dengan tiga poin usai menaklukkan Haiti 1-0 pada laga pembuka. Gol tunggal John McGinn memang cukup membawa pulang kemenangan tetapi performa Skotlandia belum sepenuhnya meyakinkan.
Kemenangan atas Maroko bakal membuka jalan lebar bagi the Tartan Army menuju fase gugur. Bahkan, Skotlandia bisa memastikan diri lolos lebih sigap andaikan bisa meraih tiga poin dan Brasil kandas mengalahkan Haiti pada pertandingan lain.
Laga ini juga membawa aroma revans. Satu-satunya pertemuan kedua tim terjadi di Piala Dunia 1998 saat Maroko menang telak 3-0 atas Skotlandia. Kini, setelah 26 tahun berlalu, kesempatan membalas kekalahan itu terbuka lebar.
Skotlandia mempunyai motivasi tambahan lantaran belum pernah sekalipun menembus fase gugur turnamen besar. Karena itu, duel melawan Maroko menjadi salah satu pertandingan terpenting dalam sejarah sepak bola mereka.
Di kubu lawan, Maroko datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah menahan seri Brasil 1-1 pada laga perdana. Hasil tersebut semakin menguatkan status Maroko sebagai salah satu tim nan layak diperhitungkan.
Penampilan disiplin dan garang saat menghadapi Brasil menunjukkan bahwa skuad besutan Mohamed Ouahbi siap melangkah jauh. Kapten Maroko, Achraf Hakimi, menegaskan timnya tidak mau sigap puas meski sukses mencuri poin dari Brasil.
“Kami tetap kudu berkembang. Hal-hal positif kudu dipertahankan. Kami tentu bakal belajar dari kesalahan nan kami buat,” kata Hakimi.
Berbeda dengan Skotlandia, kemenangan belum bakal memastikan Maroko lolos ke babak 32 besar. Namun tambahan tiga poin bakal menempatkan mereka pada posisi nan sangat menguntungkan menjelang laga terakhir melawan Haiti.
Berkat pengalaman mencapai semifinal Piala Dunia 2022 serta materi pemain nan sarat kualitas, Maroko lebih difavoritkan. Namun, Skotlandia punya motivasi besar untuk mencetak sejarah sekaligus membalas luka lama dari pertemuan mereka seperempat abad silam. (E-4)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·