Erling Haaland(Dok AFP)
NORWEGIA berkesempatan menjadi salah satu tim pertama nan memastikan tempat di babak 32 besar Piala Dunia 2026 saat menghadapi Senegal pada laga kedua Grup I nan berjalan di Stadion New York New Jersey, Selasa (23/6) pukul 07.00 WIB.
Tim didikan Stale Solbakken memulai turnamen dengan hasil impresif setelah menaklukkan Irak 4-1 pada pertandingan pembuka. Kemenangan tersebut menempatkan Norwegia di puncak klasemen sementara Grup I berkah kelebihan selisih gol atas Prancis.
Penampilan gemilang Norwegia tidak lepas dari kontribusi penyerang jagoan mereka, Erling Haaland. Striker Manchester City itu langsung menunjukkan kualitasnya dengan mencetak dua gol pada debutnya di Piala Dunia. Dua gol tambahan Norwegia dicetak oleh Leo Ostigard dan satu gol bunuh diri pemain Irak, Aymen Hussein.
Berkat kemenangan tersebut, Norwegia hanya memerlukan tambahan tiga poin untuk memastikan tiket ke fase gugur, tanpa berjuntai pada hasil pertandingan lain di grup.
Keberhasilan pada laga pertama juga menjadi suntikan kepercayaan diri bagi skuad Skandinavia nan sebelumnya sempat menunjukkan performa kurang meyakinkan dalam laga-laga persiapan.
Setelah menyapu bersih delapan pertandingan kualifikasi dengan kemenangan, Norwegia hanya bisa meraih satu kemenangan dari empat laga uji coba terakhir sebelum turnamen dimulai.
Meski demikian, mereka sekarang membawa modal empat pertandingan beruntun tanpa kekalahan. Tantangan bagi Solbakken adalah memperbaiki lini pertahanan nan hanya mencatat satu clean sheet dalam tujuh pertandingan terakhir di semua kompetisi.
Di sisi lain, Senegal menghadapi situasi nan jauh lebih sulit. Singa Teranga membuka kiprah mereka di Piala Dunia 2026 dengan kekalahan 1-3 dari Prancis. Gol intermezo nan dicetak Ibrahim Mbaye tak bisa menghindarkan tim Afrika tersebut dari kekalahan setelah dua gol Kylian Mbappe dan satu gol Bradley Barcola membawa Prancis meraih kemenangan.
Hasil tersebut membikin Senegal berada dalam tekanan besar menjelang laga melawan Norwegia. Kekalahan kedua secara beruntun, ditambah hasil positif Prancis atas Irak, dapat mengakhiri kesempatan mereka untuk lolos ke fase berikutnya.
Performa Senegal juga belum menunjukkan tanda-tanda kebangkitan. Sebelum turnamen dimulai, mereka kalah 2-3 dari Amerika Serikat dalam laga persahabatan dan bermain seri tanpa gol melawan Arab Saudi.
Jika kandas meraih kemenangan atas Norwegia, Senegal bakal mencatat empat pertandingan beruntun tanpa kemenangan untuk pertama kalinya sejak 2018.
Meski demikian, Senegal mempunyai kenangan positif saat menghadapi Norwegia. Dalam satu-satunya pertemuan kedua tim pada laga persahabatan tahun 2006, Singa Teranga sukses meraih kemenangan 2-1.
Dari sisi skuad, Norwegia sempat dihantui kekhawatiran setelah David Moller Wolfe dan Julian Ryerson mengalami masalah bentuk saat menghadapi Irak. Namun keduanya dikabarkan telah pulih dan siap dimainkan.
Perhatian utama tetap tertuju kepada Haaland nan sedang berada dalam performa luar biasa. Penyerang berumur 25 tahun itu sekarang telah mencetak gol dalam 11 pertandingan internasional secara beruntun.
Menariknya, saat menghadapi Irak, Haaland mencatat lebih banyak tembakan ke gawang daripada umpan sukses, sebuah statistik nan jarang terjadi di arena Piala Dunia.
Sementara itu, Senegal juga tidak mempunyai masalah cedera berarti. Pelatih Pape Thiaw diperkirakan bakal mempertahankan kebanyakan susunan pemain nan tampil melawan Prancis.
Sorotan tertuju pada Ibrahim Mbaye nan mencatat sejarah sebagai pencetak gol termuda Afrika di Piala Dunia setelah menjebol gawang Prancis. Penampilan impresif pemain berumur 18 tahun tersebut membuka kesempatan baginya untuk tampil sejak menit pertama.
Namun demikian, Thiaw kemungkinan tetap bakal mempercayakan lini depan kepada trio berilmu nan terdiri dari Ismaila Sarr, Nicolas Jackson, dan kapten tim Sadio Mane dalam upaya menjaga kesempatan Senegal memperkuat di turnamen.
Pertandingan ini diperkirakan berjalan sengit. Norwegia mengincar kemenangan nan bakal mengamankan langkah mereka ke babak gugur, sementara Senegal tidak mempunyai banyak pilihan selain meraih hasil positif untuk menjaga asa tetap hidup di Piala Dunia 2026. (Sportsmole/fer/E-4)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·