
Presiden Iran Masoud Pezeshkian. (Foto: Anadolu)
TEHERAN — Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan bahwa Teheran telah memutuskan untuk menghentikan serangan terhadap sasaran di negara-negara tetangga dan tidak beriktikad menginvasi mereka. Dalam pidato nan disiarkan televisi, Pezeshkian meminta maaf kepada negara-negara di area tersebut dan menegaskan bahwa Iran menghormati kedaulatan mereka.
Perang AS–Israel melawan Iran telah memasuki minggu kedua, dengan ketidakpastian nan semakin meningkat mengenai kapan permusuhan bakal berakhir. Presiden AS Donald Trump menuntut “penyerahan tanpa syarat” dari Teheran, sementara Israel terus melakukan serangan terhadap sasaran di Republik Islam dan melancarkan invasi militer signifikan ke Lebanon, nan mendorong PBB memperingatkan krisis kemanusiaan di negara tersebut.
Pezeshkian mengatakan bahwa Dewan Kepemimpinan Sementara negara itu telah menyetujui keputusan bahwa tidak bakal ada serangan rudal terhadap negara-negara regional selain jika serangan terhadap Iran berasal dari wilayah mereka.
Pada Sabtu (8/3/2024) pagi, rudal terlihat terbang menuju Israel setelah IDF mengatakan telah mengidentifikasi peluncuran dari Iran, demikian diwartakan RT.
Ledakan terdengar saat pertahanan udara Israel diaktifkan untuk mencegat tembakan nan datang. Tak lama setelah serangan tersebut, militer Israel mengatakan telah memulai gelombang serangan nan menargetkan prasarana di ibu kota Iran, Teheran.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin news lainnya
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·