Prancis dan Arab Saudi Sepakati Proyek 3 Taman Hiburan Berkonsep Dragon Ball Z

Sedang Trending 52 menit yang lalu
Prancis dan Arab Saudi Sepakati Proyek 3 Taman Hiburan Berkonsep Dragon Ball Z Prancis dan Arab Saudi menyepakati kerja sama senilai €6 miliar untuk membangun tiga taman intermezo dekat Paris, termasuk taman bertema Dragon Ball Z.(Media Sosial X)

PRANCIS dan Arab Saudi resmi menyepakati kerja sama berbobot €6 miliar (sekitar Rp127 triliun) untuk membangun tiga taman intermezo di dekat Paris. Proyek megah ini direncanakan mencakup taman intermezo bertema manga nan terinspirasi dari waralaba terkenal asal Jepang, Dragon Ball Z.

Presiden Prancis Emmanuel Macron menyambut hangat kesepakatan tersebut dan menilai skalanya belum pernah terjadi lagi sejak pembangunan Disneyland Paris. "Anda tahu kesukaan saya terhadap manga," ujar Macron.

Meskipun Istana Élysée belum menetapkan tanggal pembukaan resmi untuk area taman intermezo nan berlokasi di dekat Cergy-Pontoise tersebut, wahana-wahana ini bakal dibuka secara berjenjang dengan proses pembangunan nan diperkirakan menyantap waktu beberapa tahun. Menurut laporan lokal, kompleks ini berpotensi dibangun di jejak letak taman Mirapolis di Val-d'Oise nan telah ditutup sejak 35 tahun lalu.

Proyek ini mendapat lampu hijau selama kunjungan kenegaraan dua hari Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman, ke Prancis. Para penasihat presiden mengungkapkan buahpikiran ini berasal dari obrolan sebelumnya antara Macron dan bin Salman mengenai kecintaan mereka pada komik Jepang, khususnya Dragon Ball Z.

Macron nan dikenal sebagai fans manga sempat menutup sesi konvensi pers berbareng Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi awal tahun ini dengan memperagakan aktivitas tangan unik dari serial Dragon Ball.

Pengembangan proyek ini bakal dipimpin oleh Qiddiya Investment Company (QIC), bagian dari biaya kekayaan berdaulat (sovereign wealth fund) Arab Saudi. Sebelumnya pada tahun 2024, QIC juga telah mengungkapkan rencana pembangunan taman intermezo Dragon Ball di dekat ibu kota Arab Saudi, Riyadh.

Istana Élysée menyatakan bahwa kesepakatan ini diproyeksikan membuka sekitar 2.000 lapangan kerja baru sekaligus mempererat hubungan bilateral kedua negara. Selain sektor hiburan, kedua pemimpin dijadwalkan menandatangani sejumlah kesepakatan di bagian kesehatan, transportasi, dan energi, serta menggelar pembahasan mengenai bentrok antara AS dan Iran.

Melalui unggahan di media sosial X, Macron menyebut kunjungan kenegaraan dua hari bin Salman sebagai "tonggak sejarah penting." Ia menambahkan di tengah beragam tantangan di Timur Tengah, "Prancis dan Arab Saudi selalu bekerja sama untuk mempromosikan perdamaian dan stabilitas."

Bagi Arab Saudi, investasi di industri rekreasi dan intermezo merupakan bagian dari strategi diversifikasi ekonomi untuk mengurangi ketergantungan pada pendapatan minyak. Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Macron juga mendampingi bin Salman pada penutupan arena Esports World Cup nan dialihkan ke Paris akibat kekhawatiran keamanan mengenai bentrok di Timur Tengah. (BBC/Z-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia