Pramono Ungkap Alasan Gratiskan Wisata Saat HUT Jakarta: Transaksinya Besar

Sedang Trending 2 minggu yang lalu
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkap argumen di kembali kebijakan menggratiskan transportasi umum hingga lokasi wisata saat seremoni Hari Ulang Tahun (HUT) Jakarta. Menurutnya, kebijakan tersebut justru bisa mendorong perputaran ekonomi lantaran transaksi masyarakat meningkat meski tiket masuk digratiskan.

Pramono mengatakan pengalaman dari seremoni HUT ke-499 Jakarta tahun ini menjadi dasar bagi Pemprov DKI untuk kembali menggratiskan transportasi dan sejumlah lokasi wisata pada HUT ke-500 Jakarta tahun depan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Orang tidak tahu adalah transaksinya rupanya lebih gede. Ketika puncaknya itu (biasanya), revenue Ancol hanya Rp 1,5 miliar. Kemarin ketika 80 ribu pengunjung, revenue-nya Ancol, net profit-nya Rp 6,5 miliar. Karena orang belanja, makan, dan sebagainya," kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Senin (13/7/2026).

Pramono menjelaskan, pada seremoni HUT ke-499 Jakarta lalu, kebijakan menggratiskan transportasi umum dan sejumlah lokasi wisata sukses memecahkan rekor jumlah pengunjung. Ia menyebut jumlah visitor Taman Margasatwa Ragunan meningkat dari kisaran 102-103 ribu orang menjadi sekitar 135.500 orang. Sementara itu, jumlah visitor Ancol melonjak dari rata-rata 30-40 ribu orang menjadi sekitar 80 ribu orang.

"Jadi memang orang kita jika cuma-cuma datangnya (ke tempat wisata)," ujarnya disertai tawa.

Menurut Pramono, tingginya jumlah visitor berakibat positif terhadap aktivitas ekonomi di area wisata. Meski tiket masuk gratis, masyarakat tetap mengeluarkan duit untuk membeli makanan, minuman, hingga kebutuhan lainnya.

Karena itu, Pemprov DKI telah memutuskan untuk memperluas kebijakan tersebut pada seremoni HUT ke-500 Jakarta tahun depan. "Tahun depan kami lima hari berturut-turut cuma-cuma naik transportasi di Jakarta. Mau ke Ancol, ke Monas, museum-museum nan ada, perpustakaan-perpustakaan nan ada, GOR-GOR nan ada, termasuk GOR kami bakal gratiskan," katanya.

Pramono pun membujuk masyarakat dari beragam wilayah untuk datang ke Jakarta saat seremoni lima abad ibu kota tahun depan. Menurutnya, momentum itu bakal bertepatan dengan libur sekolah sehingga diharapkan bisa menggerakkan sektor pariwisata dan ekonomi secara masif.

"Tapi nan paling krusial datang ke Jakarta, liburan, lantaran itu pas hari libur sekolah, bawa duit untuk shopping di Jakarta," ujarnya.

(bel/isa)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News