Pramono Siap Dukung Polda Metro Jaya Berantas Narkoba

Sedang Trending 2 hari yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan siap bekerja sama dengan Polda Metro Jaya dalam menata area rawan penyalahgunaan narkoba, seperti Kampung Bali hingga Kampung Boncos.

Hal tersebut disampaikan Pramono usai berjumpa dengan Kapolda Metro Jaya Komjen Dadang Hartanto pada Selasa (13/10) lalu.

Pramono mengaku membahas sejumlah rumor nan menjadi pengarahan Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto kepada jejeran Polri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Intinya adalah gimana polisi berbareng rakyat dan polisi juga concern terhadap perihal nan berangkaian dengan pembukaan lapangan kerja," ujar Pramono di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (14/10).

Pramono mengaku bakal memberikan support sepenuhnya, termasuk penataan kawasan-kawasan di Jakarta nan disebut memerlukan perhatian khusus, termasuk Kampung Bali dan Kampung Boncos.

"Pemerintah DKI Jakarta bakal bekerja sama dengan kepolisian, termasuk penanganan perihal nan berangkaian dengan narkoba," ujarnya.

Pramono menyatakan bahwa program penataan area seluas 2,3 km persegi nan bakal dilakukan di Tanah Abang tanpa penggusuran telah sesuai dengan program Kapolri baru.

"Menurut saya ini bakal sangat sesuai dengan apa nan menjadi program Bapak Kapolri nan diterjemahkan oleh Kapolda Metro di Jakarta ini, sehingga kami bakal bersinergi untuk itu," ujarnya.

Sebelumnya Komjen Dadang Hartanto didampingi Wakapolda Metro Jaya Irjen Adex Yudiswan menemui Pramono di Balai Kota, Selasa (13/10).

Selain sejumlah perihal nan disebutkan Pramono, terdapat pula persoalan lainnya nan dibahas dalam pertemuan ini.

Salah satunya adalah program Polisi Peduli Pengangguran (Poliran). Kepolisian bakal bekerja-sama dalam membantu penduduk memperoleh training keahlian dan kesempatan kerja.

Pembahasan mengenai peran polisi dalam edukasi di sekolah, pemanfaatan CCTV, penguatan sistem keamanan di jasa transportasi umum, hingga sistem pengamaman kota juga dibahas dalam pertemuan ini.

Pertemuan ini diadakan menyusul adanya pergantian kepemimpinan Polda Metro Jaya pada 2 Oktober lalu.

(mou/fra)

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional
↑