Pramono: Penerima KJP yang Masuk Sekolah Rakyat Tetap Dapat Bantuan

Sedang Trending 3 minggu yang lalu
Mensos Gus Ipul dan Gubernur DKI Pramono Anung hadiri Open House Sekolah Rakyat di Jakarta. Pramono terharu lihat optimisme para siswa, Jumat (3/7/2026). Foto: Dok. Kemensos

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan siswa Sekolah Rakyat di Jakarta nan merupakan penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) tetap bakal mendapatkan support pendidikan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Hal itu disampaikan Pramono saat mengunjungi Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 10 Jakarta Selatan berbareng Menteri Sosial Saifullah Yusuf alias Gus Ipul, Jumat (3/7).

Pramono mengatakan hasil pengecekan nan dilakukannya berbareng Dinas Pendidikan DKI Jakarta menunjukkan kebanyakan siswa di SRMA 10 Jakarta Selatan tetap tercatat sebagai penerima KJP. Karena itu, support tersebut bakal tetap dilanjutkan.

“Bahkan tadi saya mengecek melalui Kepala Dinas Pendidikan, di tempat ini dari 100 orang, 90 tetap menerima KJP dan kami tetap bakal memberikan KJP bagi anak-anak kita semuanya,” kata Pramono dalam sambutannya.

Pramono menegaskan, support terhadap Sekolah Rakyat sejalan dengan prioritas Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di bagian pendidikan.

Menurut Pramono, di tengah tekanan ekonomi akibat kondisi geopolitik global, anggaran pendidikan menjadi salah satu sektor nan tidak boleh dikurangi.

Mensos Gus Ipul dan Gubernur DKI Pramono Anung hadiri Open House Sekolah Rakyat di Jakarta. Pramono terharu lihat optimisme para siswa, Jumat (3/7/2026). Foto: Dok. Kemensos

“Dalam kondisi nan sekarang ini, ketika tekanan ekonominya keras lantaran geopolitik sedang perang, maka saya mengatakan ada tiga nan tidak boleh dikurangi. nan pertama adalah untuk pendidikan,” ujarnya.

Pramono mengungkapkan saat ini Pemprov DKI menyalurkan KJP kepada 707.477 siswa di Jakarta. Selain itu, pemerintah juga memberikan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) kepada 15.825 mahasiswa.

Ia berambisi para siswa Sekolah Rakyat dapat melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi dengan memanfaatkan program KJMU.

“Untuk KJMU, saya berambisi anak-anak sekalian kelak setelah Sekolah Rakyat tentunya kudu melanjutkan ke perguruan tinggi. Mudah-mudahan Saudara-saudara bakal mendapatkan KJMU Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul dari Pemerintah DKI Jakarta,” ucapnya.

Selain mempertahankan support KJP, Pramono juga memastikan Pemprov DKI bakal mendukung penuh pengembangan Sekolah Rakyat di Jakarta, termasuk rencana penambahan sekitar 1.000 siswa.

Ia mengatakan Pemprov DKI tengah mengkaji penyediaan lahan di Jakarta Barat alias Jakarta Utara untuk pembangunan Sekolah Rakyat berasrama nan dapat menampung tambahan peserta didik tersebut.

“Kami bakal memberikan support sepenuhnya untuk ini menjadi lebih baik,” kata Pramono.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan