Pramono Buka Peluang Tambah Golongan Warga Gratis Naik Transum di Jakarta

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membuka kesempatan untuk menambah jumlah golongan masyarakat nan mendapat akomodasi cuma-cuma menggunakan transportasi umum di Jakarta. Wacana itu muncul di tengah rencana penyesuaian tarif jasa Transjabodetabek nan tengah dikaji.

Pramono menegaskan kebijakan tarif nantinya tetap mempertimbangkan keahlian masyarakat. Di sisi lain, subsidi bakal diarahkan agar lebih tepat sasaran kepada golongan nan membutuhkan.

"Bahkan Pemerintah DKI Jakarta terus bakal mengampanyekan bagi penduduk Jakarta 15 golongan dan kemungkinan bakal kita tambah golongannya, bakal kita gratiskan. Karena kudu agar subsidi silangnya itu lebih adil, bagi nan tidak mampu, gratis," kata Pramono usai meninjau lahan jejak BPSDM di Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (11/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Pramono, masyarakat nan mempunyai keahlian ekonomi lebih baik nantinya dapat bayar tarif sedikit lebih tinggi guna mendukung skema subsidi silang tersebut. "Bagi nan mampu, ya bayarnya lebih tinggi sedikit," ucapnya.

Pramono juga meluruskan dugaan bahwa seluruh tarif jasa Transjabodetabek bakal naik menjadi Rp 10 ribu hingga Rp 15 ribu. Ia menegaskan tidak semua rute bakal mengalami kenaikan tarif sebesar itu.

"Seakan-akan Transjabodetabek itu bakal naik Rp 10 sampai Rp 15 ribu jadinya. Memang bakal mengalami penyesuaian harga, terutama beberapa ruas nan panjang dan kemudian memerlukan tambahan," ujarnya.

Dia mencontohkan jasa menuju Bandara Soekarno-Hatta nan mempunyai sejumlah biaya operasional tambahan, termasuk biaya parkir di beberapa titik. Selain itu, terdapat pula rute jarak jauh seperti menuju Bogor nan memerlukan penyesuaian tarif.

Meski demikian, Pramono memastikan Pemprov DKI Jakarta bakal tetap memperhatikan daya beli masyarakat sebelum menetapkan tarif baru.

"Tetapi tidak semua Transjabodetabek kenaikannya bakal tinggi. Karena bagaimanapun, sebagai gubernur, saya juga mempertimbangkan keahlian masyarakat dalam kondisi nan seperti ini," katanya.

Pramono menyebut besaran tarif baru tetap dalam tahap finalisasi dan bakal diumumkan dalam waktu dekat. Ia berambisi kebijakan ini tetap mendorong masyarakat beranjak menggunakan transportasi umum tanpa membebani golongan berpenghasilan rendah.

"Nah, mengenai angkanya berapa, kelak pada saatnya, dalam waktu dekat ini kami umumkan," imbuhnya.

(bel/fas)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News