Penampakan Tiang Listrik yang Bikin Bocah di Jakpus Kesetrum Saat Dibully

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Suasana tempat terjadinya perundungan terhadap seorang anak di Taman Kramat Pulo, Jakarta Pusat pada Kamis (11/6/2026). Foto: Ryan Iqbal/kumparan

Seorang anak berinisial MWP (6 tahun) menjadi korban persekusi di Taman Kramat Pulo, Senen, Jakarta Pusat pada Minggu (7/6) sore. Dalam rekaman pengawas, korban tersebut digotong lampau digesekkan ke tiang listrik oleh dua orang anak di taman tersebut.

Berdasarkan pantauan kumparan di letak Kamis (11/6), tiang listrik tersebut berada di perspektif timur taman tepat di depan sebuah pohon. Di sebelah kirinya, terlihat kamera pengawas berwarna putih menyorot ke area taman.

Tidak ada aktivitas bermain dari anak-anak siang ini. Tak ada penduduk juga nan memanfaatkan taman tersebut. Area taman hanya diisi oleh sejumlah petugas Dinas Pertamanan dan Hutan Jakarta Pusat.

Para petugas terlihat sedang membersihkan area taman. Ada dua petugas lainnya sedang memeriksa aliran listrik dari tiang listrik nan menjadi titik persekusi korban.

Suasana tempat terjadinya perundungan terhadap seorang anak di Taman Kramat Pulo, Jakarta Pusat pada Kamis (11/6/2026). Foto: Ryan Iqbal/kumparan

Salah satu petugas berjulukan Ilham menyebut jika sebelumnya terjadi induksi pada tiang listrik tersebut. Namun sekarang perihal itu sudah tak terjadi lagi lantaran telah diperbaiki.

“Memang ada sedikit setrum tadi ya, sekitar 40 volt. Itu kan kemarin dites juga pakai perangkat itu, avometer. Nah sekarang posisinya sudah normal, tidak ada lagi,” ucap Ilham kepada kumparan di lokasi.

Ilham mengatakan, tiang listrik tersebut telah kembali normal pada Senin (8/6). Meski begitu, penanganannya dilakukan tak lama setelah kejadian persekusi terhadap korban.

“Hari Minggu malam Senin. Jadi posisinya saya datang, tapi lantaran ini kudu bongkar semuanya, sementara dimatikan dulu (seluruh listrik di taman). Tindak lanjutnya besoknya, besok paginya,” kata Ilham.

Suasana tempat terjadinya perundungan terhadap seorang anak di Taman Kramat Pulo, Jakarta Pusat pada Kamis (11/6/2026). Foto: Ryan Iqbal/kumparan

“Pada saat itu malam setelah kejadian saya matikan (listrik di taman) semuanya. Untuk safety saja, maksudnya biar aman. Gelap tidak apa-apa, nan krusial kondusif dulu. Baru besoknya dites, diperbaiki. Sampai saat ini sudah kondusif (tiang listrik) ini,” imbuhnya.

Ilham juga mengungkapkan induksi pada tiang listrik baru dilaporkan oleh penduduk setelah adanya kejadian tersebut. Ia pun menyayangkan perihal tersebut.

“Ini nan disayangkan dari kasus ini juga kan nggak ada laporan sebelumnya. Kalau ada kejadian seperti itu misalnya sebelum kejadian nyetrum anak, jika memang orang sini sudah tahu harusnya ada laporan sebelumnya,” tutur Ilham.

Dengan demikian, Ilham tak dapat menentukan sejak kapan induksi terjadi pada tiang listrik tersebut. Padahal, kata Ketua RW 08 Kelurahan Kramat Pulo, Haris menyebut taman ini seringkali menjadi area bermain anak.

Petugas Dinas Pertamanan dan Hutan Jakarta Pusat saat mengecek aliran listrik di Taman Kramat Pulo, Jakarta Pusat, Rabu (11/6/2026). Foto: Ryan Iqbal/kumparan

“Sering banget (jadi tempat bermain). Jadi jika anak-anak dari mulai jika hari libur ya, pagi ini itu sudah rame. Kita enggak buka saja dia manjat-manjat. Tempat bermain nih,” kata Haris.

“Bukan anak sini saja, dari anak sono, sono, pada kemari. Taman ini ngundang lah, ngundang teman-teman. Di sini kan taman hanya ini saja gitu,” sambungnya.

Haris menyebut saat ini, Taman Kramat Pulo ditutup sementara. Sehingga tidak beraksi seperti biasanya nan buka pada pukul 06.00 WIB hingga sekitar pukul 22.00 WIB.

“Kalau untuk sementara ya kita dalam pengawasan tutup dulu dah sementara ya kan,” sebut Haris.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan