Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (tengah)(MI/Farhan Zhuhri)
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung melakukan penyesuaian tarif jasa TransJabodetabek, termasuk rute Blok M–Bandara Soekarno-Hatta (Blok M-Soetta) yang baru diresmikan beberapa waktu lalu.
Pramono Anung mengatakan penyesuaian tarif diperlukan agar besaran tarif lebih realistis dengan jasa dan jarak tempuh nan diberikan kepada masyarakat.
“Saya sudah menyampaikan ketika secara resmi mencanangkan Blok M ke Soekarno-Hatta. Enggak mungkin Blok M-Soekarno-Hatta itu Rp3.500 lantaran naik Damri, naik nan lain itu sudah rata-rata di atas Rp100.000,” kata Pramono di Jakarta Selatan, Senin (8/6).
Menurutnya, besaran tarif baru saat ini tetap dalam tahap pembahasan dan bakal segera diputuskan dalam waktu dekat.
“Maka dengan demikian bakal ada penyesuaian, angkanya bakal segera diputuskan dalam waktu dekat ini,” ujarnya.
Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyebut bahwa kemungkinan tarif Transjabodetabek dimulai dari Rp10.000. Pramono menegaskan, kebijakan tersebut bakal diputuskan olehnya.
“Nanti saya putuskan,” tegasnya.
Keputusan mengenai tarif baru tersebut diperkirakan bakal diumumkan dalam waktu dekat setelah seluruh kajian dan kalkulasi selesai dilakukan. (H-4)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·