Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Hari Ini 9 Juni 2026 : Waspada Gelombang Tinggi 4 Meter dan Banjir Rob Pantura Meluas

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
 Waspada Gelombang Tinggi 4 Meter dan Banjir Rob Pantura Meluas Banjir akibat rob merendam Jalur Pantura Semarang-Demak mengakibatkan lampau lintas tersendat dan antrean kendaraan memanjang Senin (8/6) sore.(Akhmad Safuan/MI)

BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan cuaca Jawa Tengah hari ini 9 Juni 2026 dan peringatan awal mengenai potensi gelombang tinggi dan banjir rob. Fenomena alam ini dilaporkan semakin meluas dan mulai melumpuhkan sektor ekonomi masyarakat pesisir, terutama di wilayah Pantai Utara (Pantura).

Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang, Lessy Andari mengungkapkan bahwa gelombang tinggi mencapai 2,5 hingga 4 meter tetap berjalan di perairan selatan Jawa Tengah, meliputi wilayah Cilacap, Kebumen, dan Purworejo. Kondisi ini dinilai sangat berisiko bagi aktivitas pelayaran, mulai dari kapal nelayan hingga kapal penumpang.

Peringatan BMKG: Waspadai gelombang tinggi di perairan selatan (2,5-4 meter) dan ancaman banjir rob di perairan utara Jawa Tengah dengan ketinggian pasang maksimum 1 meter pada pukul 13.00-16.00 WIB.

Dampak Banjir Rob di Pantura

Meski gelombang di perairan utara relatif lebih rendah (0,5-1,25 meter), kejadian air laut pasang alias rob berakibat signifikan di sejumlah wilayah seperti Pekalongan, Batang, Kendal, Semarang, Demak, Jepara, Pati, hingga Rembang. Banjir ini tidak hanya merendam pemukiman, tetapi juga merusak prasarana dan lahan produktif.

Di Kabupaten Pati, akibat rob dilaporkan sangat parah. Sebanyak 10 desa di Kecamatan Margoyoso dan Tayu terendam. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pati, Hadi Santosa, menyebut seluas 436 hektare tambak ikan tenggelam akibat luapan air laut.

Wilayah Terdampak Dampak Utama Estimasi Kerugian/Kondisi
Kabupaten Pati 436 Hektare Tambak Tenggelam Rp50 Miliar
Kabupaten Rembang Kerusakan Puluhan Rumah Ketinggian Air 30-50 cm
Perairan Selatan Gelombang Tinggi 4 Meter Risiko Pelayaran Tinggi

Langkah Mitigasi Pemerintah

Merespons kondisi nan kian mengkhawatirkan, Pemerintah Kabupaten Rembang melalui PLT Kepala BPBD, Muhammad Luthfi Hakim, menyatakan rencana pembangunan pemecah gelombang (breakwater) untuk menahan laju rob nan terus bergeser ke arah timur.

Sementara itu, di Kota Pekalongan, Wakil Wali Kota Balgis Diab meluncurkan Program Rumah Livelihood. Program ini dirancang sebagai pusat pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat pesisir nan kehilangan mata pencaharian akibat perubahan suasana dan rob nan terus menggerus wilayah mereka.

Secara umum, cuaca di Jawa Tengah diprediksi cerah berawan dengan suhu udara nan lebih dingin, berkisar antara 18-34 derajat celsius. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, terutama bagi mereka nan beraktivitas di sektor transportasi laut, perikanan darat, dan petani garam di sepanjang garis pantai Jawa Tengah. (H-4)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia