Dinas Pariwisata Jayapura Percepat Pengembangan Kampung Wisata Demi Ekonomi Warga

Sedang Trending 46 menit yang lalu

Dinas Pariwisata Kota Jayapura percepat pengembangan kampung wisata.

, JAYAPURA, – Dinas Pariwisata Kota Jayapura, Papua, tengah mempercepat pengembangan area wisata menjadi kampung wisata untuk membuka sumber ekonomi baru bagi masyarakat setempat. Langkah strategis ini difokuskan pada sejumlah kampung nan dinilai mempunyai potensi wisata unggulan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kota Jayapura, Richard Nahumury, di Jayapura, Rabu, menyatakan bahwa percepatan ini menyasar beberapa letak prioritas. "Saat ini kami sedang mempercepat pengembangan area wisata menjadi kampung wisata termasuk di Kampung Kayo Pulau, Kampung Kayo Batu dan beberapa kampung di wilayah Skouw nan sedang didorong menjadi desa wisata," ujarnya.

Nahumury menjelaskan bahwa program ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga peningkatan kapabilitas sumber daya manusia. Pelatihan terus dilakukan mencakup tata kelola lokasi wisata bagi masyarakat lokal dan penguatan sinergi dengan kampung budaya untuk menjaga nilai budaya nan bisa menjadi daya tarik wisata.

"Jadi pengelola wisata kami latih dengan baik dan juga penataan area wisata nan bermaksud meningkatkan daya tarik visitor sehingga memberikan akibat ekonomi langsung bagi masyarakat kampung," katanya menambahkan.

Libatkan Masyarakat Lokal

Pemerintah wilayah secara aktif melibatkan masyarakat lokal dalam pengembangan sektor pariwisata. Tujuannya adalah agar penduduk dapat bersama-sama dengan pemerintah menata lokasi wisata di Kota Jayapura menjadi lebih baik, sehingga para visitor merasa nyaman saat berkunjung.

Richard Nahumury menekankan pentingnya rasa kondusif dan kenyamanan sebagai aspek kunci. "Jika Kota Jayapura kondusif dan lokasi wisata terus dikembangkan maka bakal menarik lebih banyak visitor ke wilayah ini," tegasnya.

Lebih lanjut, dia menambahkan bahwa tata kelola lokasi wisata berbasis masyarakat lokal sangat krusial untuk meningkatkan kapabilitas golongan sadar wisata serta Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) lokal. Hal ini diharapkan bisa membikin pengelolaan lokasi wisata melangkah secara berkelanjutan.

"Dengan demikian masyarakat lokal khususnya anak muda bisa berkontribusi lebih besar untuk mempromosikan setiap potensi wisata di kampung," pungkasnya.

Konten ini diolah dengan support AI.

sumber : antara

Selengkapnya
Sumber Republika Nasional
Republika Nasional