Prabowo Umumkan Pemerintah Pusat Bakal Ambil Alih Pengangkatan Guru

Sedang Trending 51 menit yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Prabowo Subianto mengatakan pemerintah pusat bakal mengambil alih proses pengangkatan guru.

Prabowo mengatakan kebijakan ini untuk melahirkan sistem rekrutmen nan lebih objektif, terukur, dan berorientasi pada kualitas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tapi sekarang jika tidak salah, ya, kita sedang bicarakan kewenangan mengangkat pembimbing kembali ke pemerintah pusat," ujar Prabowo dalam program Presiden Prabowo Menjawab mengutip rilis Bakom RI, Rabu (16/9).

Ia menegaskan sistem pendidikan nasional kudu diperbaiki secara menyeluruh, terutama dalam proses rekrutmen dan peningkatan kualitas guru.

Prabowo juga menyinggung penyerahan kewenangan rekrutmen pembimbing kepada pemerintah wilayah nan justru menghadirkan tantangan tersendiri.

Ia menyebut bahwa pemerintah perlu berani memandang realita di lapangan.

Menurutnya, proses pengangkatan pembimbing kudu sesuai kemampuan, kebutuhan sekolah, dan standar kualitas, bukan atas dasar kedekatan pribadi alias kepentingan politik.

"Tapi pelaksanaannya, jika diserahkan kepada pemerintah kabupaten, pemerintah (provinsi) gubernur, rekrutmen pembimbing apakah kita yakini kualitasnya itu? Kita kudu bicara realita. Apakah bupati itu objektif alias dia angkat saudara-saudara dia jadi guru? Tim sukses dia? Dan sebagainya. Ini nan jadi dilema bagi kita," kata dia.

Prabowo mengatakan pemerintah juga mempertimbangkan langkah untuk pemberian kursus hingga program peningkatan keahlian bagi tenaga pendidik.

Ia menyebut langkah itu diperlukan agar pembimbing dapat mengikuti perkembangan metode pembelajaran dan teknologi pendidikan.

Selain memperbaiki rekrutmen dan pendidikan guru, Prabowo juga mengungkapkan tengah merancang rencana program percepatan dengan merekrut lulusan perguruan tinggi terbaik dari beragam disiplin pengetahuan untuk membantu sekolah-sekolah nan paling tertinggal.

"Salah satu langkah nan sedang saya pikirkan untuk mengatasi masalah ini adalah crash program, mungkin saya bakal rekrut sarjana-sarjana dari semua fakultas nan terbaik untuk menjadi guru-guru. Katakanlah guru-guru darurat nan kita terjunkan ke sekolah," kata Prabowo.

Menurut Prabowo, lternatif lainnya adalah melibatkan aparatur sipil negara nan telah bekerja untuk mengikuti penugasan singkat membantu sekolah tertentu. Penugasan dapat dilakukan selama dua alias tiga minggu dengan menyesuaikan kebutuhan dan kondisi masing-masing daerah.

"Kita juga bisa berpikir, kita bisa kelak rekrut dari pejabat-pejabat PNS nan sudah bekerja. Kita terjunkan, apakah dua minggu, tiga minggu," ujarnya.

(mnf/fra)

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional