Prabowo Tiba di Vladivostok Rusia, Bakal Jadi Tamu Kehormatan di EEF Ke-11

Sedang Trending 3 minggu yang lalu
Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto telah tiba di Bandar Udara Internasional Vladivostok, Federasi Rusia. Prabowo berjamu ke Vladivostok untuk menghadiri Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 sebagai tamu kehormatan nan diundang unik Presiden Rusia Vladimir Putin.

Dikutip keterangan Biro Sekretariat Presiden, Prabowo tiba pada Rabu (2/9/2026) pukul 10.45 waktu setempat. Prabowo disambut oleh Vice Governor of Primorye Region Said Yusupov dan Minister of Foreign Relations of Vladivostok Konstantin Sidorenko.

Selain itu, Prabowo juga disambut oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus, Jose Antonio Morato Tavares, dan Atase Pertahanan KBRI Moskow, Marsma TNI Budi Susilo, serta Konsul Kehormatan RI di Vladivostok, Anton Zubkho.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Antusiasme Diaspora Sambut Prabowo

Kedatangan Prabowo di Vladivostok juga disambut para mahasiswa Indonesia. Sejumlah mahasiswa Indonesia membawa bendera Merah Putih menyambut Prabowo dengan antusias.

Salah satu mahasiswa Indonesia nan telah empat tahun menempuh pendidikan di Vladivostok, Andini Yuliasari, mengaku senang dapat berjumpa langsung dengan Prabowo. Baginya, kesempatan tersebut menjadi pengalaman nan berkesan.

"Perasaannya tentu saja deg-degan, merasa senang kombinasi deg-degan lantaran ini pertama kalinya bisa berjumpa Bapak dan diberi kesempatan untuk salaman sama Bapak. Buat saya, itu sangat berkesan," tuturnya.

Presiden Prabowo Subianto tiba di Bandar Udara Internasional Vladivostok, Federasi Rusia, Rabu (2/9/2026).Presiden Prabowo Subianto disambut diaspora RI di Vladivostok, Rusia, Rabu (2/9/2026). (Muchlis Jr/Biro Sekretariat Presiden)

Menurut Andini, kehadiran Prabowo di Vladivostok menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Indonesia. Ia juga menilai keikutsertaan Presiden dalam Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 dapat semakin mempererat hubungan Indonesia dan Rusia.

"Ini menurut saya bisa membikin Indonesia dan Rusia menjadi lebih dekat lagi," ungkapnya.

Sementara itu, Kiki Rizki Agustiani, mahasiswa pascasarjana psikologi, mengaku antusias dapat menyambut langsung Prabowo. Kiki, nan telah tiga tahun tinggal di Vladivostok, menyebut kehadiran Prabowo menjadi pengalaman pertamanya memandang langsung Presiden Indonesia di kota tersebut.

"Jujur ini senang banget lantaran pengalaman pertama saya juga. Dan saya di Rusia ini di Vladivostok, untuk Presiden nan pertama kali datang setelah sekian lama ialah Pak Prabowo," ujarnya.

Kiki pun menyampaikan pesan kepada Presiden Prabowo agar terus antusias dalam mengemban amanah sebagai pemimpin bangsa Indonesia. Ia juga mengungkapkan rasa bangganya terhadap Presiden Prabowo.

"Semangat terus, Bapak. Saya selalu berpikir positif sama Bapak. Saya bangga punya Presiden seperti Bapak Prabowo," pungkasnya.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa kehadiran Prabowo sebagai tamu kehormatan utama dalam forum tersebut mencerminkan eratnya hubungan Indonesia dan Rusia. Hal juga menunjukkan posisi strategis Indonesia nan semakin diperhitungkan di area Asia-Pasifik dan dunia.

"Presiden Putin secara unik mengundang Bapak Presiden Prabowo sebagai tamu kehormatan utama EEF. Ini merupakan gambaran hubungan erat Indonesia dan Rusia nan terus dibangun dan diperkuat melalui diplomasi langsung kedua pemimpin," kata Teddy dalam keterangannya.

Kehadiran Prabowo ke forum EEF ini merupakan nan kedua kalinya, setelah tahun lalu, ialah forum St Petersburg International Economic Forum (SPIEF).

"Ini kedua kalinya Presiden Prabowo dipercaya menjadi tamu kehormatan dalam forum ekonomi internasional nan diselenggarakan oleh Rusia, setelah sebelumnya pada tahun lampau datang dalam St. Petersburg International Economic Forum (SPIEF)," lanjutnya.

Teddy mengatakan Rusia menempatkan Indonesia sebagai salah satu mitra krusial dan strategis di area Asia-Pasifik. Indonesia juga dipandang sebagai personil ASEAN nan mempunyai peran penting, sekaligus salah satu representasi utama Global South dan bumi muslim.

"Indonesia dipandang Rusia sebagai salah satu mitra utama dan strategis di Asia-Pasifik, personil ASEAN nan dihormati, serta salah satu negara krusial nan merepresentasikan Global South dan bumi muslim. Ini menunjukkan posisi strategis Indonesia dalam percaturan global," ucapnya.

(fca/eva)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News
↑