Presiden Prabowo Subianto (tengah).(Antara)
PRESIDEN Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk memberantas korupsi hingga ke akar-akarnya agar seluruh kekayaan dan aset bangsa dapat dikelola untuk kepentingan rakyat.
Hal itu disampaikan Prabowo saat menghadiri peluncuran dan peletakan batu pertama pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 GWp di Jembrana, Bali, Selasa (25/8).
"Kekuatan negara ini intinya adalah bahwa semua aset bangsa, semua kekayaan bangsa kudu dikelola dengan sebaik-baiknya, dengan sejujur-jujurnya, dengan dasar patriotisme cinta tanah air, cinta rakyat, rasa tanggung jawab nan sangat besar," kata Prabowo.
Oleh lantaran itu, Presiden menegaskan pemerintah kudu memerangi dan memberantas praktik korupsi hingga ke akar-akarnya. "Karena itu penyelewengan korupsi kudu kita perangi, kudu kita berantas sampai ke akar-akarnya," tegas Prabowo.
Prabowo mengakui tetap ada pihak nan meragukan kesungguhan pemerintah dalam memberantas korupsi. Namun, Presiden memastikan pemerintah sungguh-sungguh melakukan upaya tersebut.
Menurut Prabowo, pemberantasan korupsi dan penutupan kebocoran finansial negara mempunyai akibat langsung terhadap keahlian pemerintah dalam menangani beragam persoalan.
Kepala Negara mencontohkan keahlian pemerintah mengerahkan ratusan helikopter, belasan pesawat, perangkat berat, pompa air, hingga ribuan personel untuk menangani beragam bencana.
"Bagaimana kita sekarang bisa mengatasi masalah, bisa punya ratusan helikopter, bisa mengatasi perangkat berat jika kita tidak punya uang. Dari mana duit itu? Uang itu dari nan kita selamatkan, dari korupsi-korupsi nan berjalan," kata Prabowo.
Kepala Negara mengatakan pemerintah selama ini telah berupaya menghentikan beragam kebocoran finansial negara. Namun, dia menegaskan upaya tersebut belum cukup dan kudu terus diperkuat. "Selama ini kita hentikan kebocoran-kebocoran itu, kita belum puas, kita kudu lebih keras lagi mengelola semua keuangan," ujar Prabowo.
Peluncuran PLTS 100 Gigawatt peak (GWp) di Monumen Operasi Lintas Laut Jawa Bali, Gilimanuk, merupakan bagian dari Program Kerja Prioritas Nasional Klaster Kemandirian Energi dan Air, nan diarahkan untuk memperkuat kemandirian dan ketahanan daya nasional serta mengurangi ketergantungan terhadap daya fosil. (Ant/P-3)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·