Jakarta, CNN Indonesia --
Bupati Jember Muhammad Fawait memberikan apresiasi tinggi pada ribuan mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif Ke-5 Tahun 2026. Menurutnya kontribusi para mahasiswa di lapangan melangkah banget mulus tanpa memicu gejolak maupun keluhan dari masyarakat setempat.
Pernyataan tersebut disampaikan Gus Fawait saat menghadiri agenda Ngaji Kebangsaan dalam rangka peringatan HUT ke-81 RI sekaligus Penarikan KKN Kolaboratif di Alun-Alun Jember pada Senin (24/8) sore.
Dalam keterangan tertulis Pemkab Jember Gus Fawait menegaskan rasa bangganya atas etos kerja peserta nan dinilai sukses menjaga nama baik almamater perguruan tinggi masing-masing.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebagai mantan aktivis kampus saat menempuh studi S1, saya menyoroti capaian teknis para mahasiswa. Salah satu tugas krusial, ialah pendataan Desil 2, sukses dirampungkan hingga 85 persen dengan pendekatan nan santun, tenang, dan tanpa riuh provokatif di media sosial," kata Fawait.
Fawait menilai kerja nyata di tingkat akar rumput ini sebagai langkah konkret pengentasan kemiskinan di Kabupaten Jember maupun tingkat nasional.
Sebagai corak penghormatan tertinggi atas pengabdian tersebut, Bupati Jember berbareng jejeran pejabat pemerintah wilayah nan datang di panggung secara unik membungkukkan badan ke arah para mahasiswa dan pengajar pembimbing.
Aksi menundukkan kepala ini dilakukan serentak sebagai penutup sambutan untuk menyampaikan rasa terima kasih nan mendalam atas sinergi civitas akademika.
Tak hanya menyampaikan apresiasi formal, Fawait juga menyisipkan pesan humoris unik anak muda. Dia mendoakan para mahasiswa nan mendapatkan pasangan selama masa KKN agar terus berkomitmen hingga lulus kuliah.
"Tapi ingat ya, kudu menuntaskan pendidikan S1 sebagai bukti kesungguhan sebelum melangkah ke jenjang nan lebih jauh,"ujarnya.
(tim/sur)
48 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·