Tim Okezone
, Jurnalis-Selasa, 03 Februari 2026 |08:33 WIB

Presiden Prabowo Subianto di Rakornas Pusat dan Daerah (Foto: Binti M/Okezone)
BOGOR — Presiden Prabowo Subianto memberi penekanan soal penanganan sampah di depan seluruh kepala wilayah saat memberikan taklimat pada Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Bogor, Jawa Barat, Senin 2 Februari 2026.
Menurutnya, jika tidak ditangani secara serius, persoalan sampah bakal mengganggu sektor pariwisata di Indonesia. Padahal, pariwisata menjadi salah satu sektor penyerap lapangan kerja paling besar.
Selain itu, penyiapannya juga relatif lebih murah dibandingkan dengan sektor lain.
Sepanjang 2025, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kunjungan visitor mancanegara mencapai 15,39 juta kunjungan alias meningkat 10,80 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
“Apakah turis mau datang memandang sampah? Indonesia indah. Apakah dia mau datang lihat kumuh? Dia mau ke Bali, pantai Bali kotor,” kata Prabowo.
Prabowo menceritakan pengalamannya saat berjumpa dengan para menteri hingga jenderal di Korea Selatan. Mereka berterus terang kepada Prabowo bahwa Indonesia memang indah, tetapi kondisinya sekarang kotor.
“Dia bilang, ‘Your Excellency, I just came from Bali. Oh, Bali so dirty now. Bali not nice.’ Wah, tapi saya terima itu sebagai koreksi,” kenangnya.
Prabowo lantas memerintahkan Gubernur Bali Wayan Koster, termasuk para kepala wilayah di Bali, untuk membenahi persoalan sampah. Bali dinilai menjadi salah satu wajah pariwisata jagoan Indonesia.
Prabowo apalagi memberi beberapa tips untuk menjaga kebersihan Bali, seperti membujuk para siswa di tingkat SD, SMP, hingga SMA untuk bergotong royong membersihkan sampah.
8 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·