
Prabowo Singgung Potong Gaji Menteri dan Anggota DPR, Berapa Besarannya? (Foto: Setpres)
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mengkaji langkah-langkah penghematan imbas perang AS-Israel vs Iran nan kian memanas. Hal ini untuk menjaga APBN agar tidak jebol. Menurut Prabowo, sejumlah negara telah melakukan kebijakan penghematan. Salah satunya adalah negara Pakistan nan memotong penghasilan menteri hingga personil DPR.
"Mereka apalagi mengurangi penghasilan untuk personil kabinet, untuk personil DPR, dan semua penghematan penghasilan ini dikumpulkan untuk membantu golongan nan paling rentan alias golongan nan paling lemah,” kata Prabowo dalam sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/3/2026).
Selain kebijakan tersebut, Pemerintah Pakistan memangkas jatah BBM bagi seluruh kementerian dan mewajibkan agar 60 persen kendaraan dinas tidak digunakan setiap hari. Pakistan juga menghentikan sementara beragam shopping negara seperti pembelian pendingin ruangan (AC), kendaraan hingga mebel di lembaga pemerintahan.
“Mereka menghentikan semua shopping AC, shopping kendaraan, shopping mebel, dari semua lembaga pemerintahan untuk waktu nan tidak ditentukan,” katanya.
Langkah penghematan lainnya meliputi pengurangan kunjungan kerja, pembatasan penggunaan anggaran negara untuk aktivitas seremonial, serta penerapan pembelajaran daring di perguruan tinggi.
Meski demikian, Prabowo menegaskan beragam kebijakan tersebut baru sebatas contoh nan bisa dikaji alias dipelajari oleh pemerintah Indonesia sebelum memutuskan langkah nan bakal diterapkan di dalam negeri.
“Saya kira kita kudu mengupayakan bahwa kita melakukan penghematan, saya percaya 2-3 tahun kita bakal sangat kuat tapi kita kudu irit konsumsi. Dengan demikian kita berambisi kita bakal selalu menjaga bahwa defisit kita tidak tambah. Bahkan cita-cita saya jika bisa kita tidak punya defisit,” ujarnya.
Lalu berapa penghasilan personil menteri dan personil DPR di Indonesia saat ini? Berikut datanya:
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·