Prabowo Singgung Gaji Guru Tak Naik, Duit Negara Bocor Rp2.500 Triliun

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Feby Novalius , Jurnalis-Kamis, 25 Juni 2026 |05:05 WIB

Prabowo Singgung Gaji Guru Tak Naik, Duit Negara Bocor Rp2.500 Triliun

Presiden Prabowo Subianto menyoroti penghasilan pembimbing hingga pegawai negeri sipil (PNS) nan dinilai belum mengalami peningkatan signifikan. (Foto :Okezone.com/Setpres)

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menyoroti penghasilan pembimbing hingga pegawai negeri sipil (PNS) nan dinilai belum mengalami peningkatan signifikan. Menurutnya, keterbatasan anggaran antara lain disebabkan oleh kebocoran penerimaan negara nan diperkirakan mencapai Rp2.500 triliun setiap tahun.

"Kenapa penghasilan pembimbing tidak bisa baik? Kenapa penghasilan pegawai negeri tidak bisa baik? Kenapa anggaran selalu kurang? Karena uangnya enggak ada, diambil terus,” ujar Prabowo.

Prabowo kembali menyinggung praktik under invoicing alias kecurangan dalam pelaporan nilai transaksi nan kerap dilakukan pelaku upaya selama bertahun-tahun. Menurutnya, praktik tersebut turut menyebabkan kerugian negara dalam jumlah besar.

“Para pengusaha itu bohong. Katanya dia jual 1.000 ton, dia lapor hanya 500 ton. Artinya apa? Artinya negara rugi,” kata Prabowo.

Prabowo menyebut, berasas kalkulasi para ahli, Indonesia mengalami kerugian hingga USD150 miliar alias sekitar Rp2.500 triliun setiap tahun. Kekayaan nan semestinya dapat dimanfaatkan untuk pembangunan dalam negeri justru lenyap akibat kebocoran tersebut.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com