Binti Mufarida
, Jurnalis-Minggu, 28 Juni 2026 |13:55 WIB

Prabowo Sebut Kemajuan Teknologi Bisa Berdampak Positif dan Negatif
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menghadiri penutupan Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) berbareng 2.600 rektor, dekan, pengajar Perguruan Tinggi Negeri (PTN), Perguruan Tinggi Swasta (PTS) seluruh Indonesia, di Jakarta Convention Center (JCC), Minggu (28/6/2026).
“Saya berupaya untuk selalu menyampaikan keadaan umum nan kita hadapi sebagai suatu bangsa. Bahwa bumi kita, planet kita sudah semakin menjadi mini lantaran sains dan teknologi,”ujar Prabowo.
“Sekarang kejadian belasan ribu kilometer berpengaruh kepada kehidupan kita. Kita tidak bertikai, kita tidak berbeda sama siapa, tapi jika ada perang nuklir di satu bagian dunia, kita bakal kena dampaknya,” lanjutnya.
Prabowo mengatakan, kemajuan teknologi juga bisa berakibat positif dan negatif. Namun, bagi pihak nan memanfaatkan teknologi ke arah positif, dia menyampaikan terima kasih.
“Jadi saya terima kasih teknologi bisa melakukan itu. Kesulitan di satu desa di Nias langsung dan itu kita selesaikan dalam waktu cepat,”ujarnya.
“Tapi kita tahu teknologi juga belum tentu selalu positif bagi manusia. Sekarang kita lihat nuklir di satu pihak luar biasa bisa membantu manusia, daya nan sangat murah, daya nan relatif bersih, nuklir untuk medis, nuklir untuk pertanian, ya, tapi nuklir bisa menghabiskan peradaban manusia langsung,” sambungnya.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·