Prabowo: Rusia Minta Penting Bagi RI, Punya Ikatan Sejarah Lebih dari 5 Dasawarsa

Sedang Trending 2 hari yang lalu

Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto mengungkap hubungan bilateral Indonesia dan Rusia mempunyai sejarah panjang nan telah dibangun selama lebih dari lima dasawarsa. Prabowo menyebut Rusia merupakan mitra nan krusial bagi Indonesia.

"Sekali lagi terima kasih, Indonesia dan Rusia mempunyai ikatan sejarah nan mendalam lebih dari lima dasawarsa. Bagi Indonesia, Rusia adalah mitra nan sangat penting," kata Prabowo dalam momen jamuan santap siang berbareng Putin di Vladivostok, Rusia, disiarkan YouTube Setpres RI, Kamis (3/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Prabowo mengapresiasi jalinan kerja sama dua negara nan sekarang meningkat menjadi Kemitraan Strategis. Di samping itu, Prabowo juga mengaku merasa terhormat menjadi tamu kehormatan utama dalam Eastern Economic Forum (EEF) di Vladivostok, Rusia.

"Karena itu kami bangga dan ceria hubungan kita bisa meningkat menjadi Kemitraan Strategis tahun lalu. Dan, sekali lagi kami merasa terhormat dapat berperan-serta dalam Forum Ekonomi Timur ke-11," ujar dia.

Lebih lanjut, Prabowo mendorong peningkatan kerja sama, khususnya di bagian maritim. Menurutnya, perihal itu krusial bagi kedua negara sebagai sesama negara area Asia-Pasifik.

"Forum ini mempunyai potensi besar dalam menjadi jembatan kerja sama dan konektivitas di area kita. Kita berdua adalah negara Pasifik dan bagi kami sebagai negara kepulauan konektivitas dan kerja sama maritim sangat penting," kata Prabowo.

"Indonesia terus berupaya untuk terus meningkatkan kerja sama di segala bagian demi mencapai untung bagi kedua negara kita," tambahnya.

Prabowo juga menilai perlunya kerja sama di bagian ekonomi dan perdagangan ditingkatkan. Dia menegaskan Indonesia siap memperkuat dan meningkatkan kerja sama di beragam lini.

"Dalam beberapa hal, hubungan kita terus meningkat sebagaimana nan Mulia telah menyampaikan di bagian ekonomi perdagangan kita meningkat. Kita juga bekerja sama di beragam bidang, juga sangat mengalami kemajuan, dan kami siap untuk meningkatkan kerja sama ini," ujar Prabowo.

Turut mendampingi Prabowo dalam pertemuan ini antara lain Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Mendikti Brian Yuliarto, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

(fca/eva)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News