Prabowo Naik Maung di Filipina, Seskab Teddy: Simbol Kemandirian dan Kemajuan Industri RI

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto untuk pertama kalinya menggunakan mobil Maung produksi PT Pindad (Persero) dalam kunjungan kerjanya ke luar negeri. Prabowo menggunakan mobil Maung selama menghadiri rangkaian KTT ke-48 ASEAN di Cebu, Filipina pada 7-8 Mei 2026.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya mengatakan, pengunaan Maung di forum internasional bukan hanya sebagai perangkat transportasi Kepala Negara. Dia menegaskan, kehadiran Maung tersebut merupakan simbol kemandirian dan kemajuan industri pertahanan nasional.

"Penggunaan Maung di forum internasional ini bukan sekadar perangkat transportasi, tetapi sebagai simbol kemandirian, kepercayaan diri bangsa, dan kemajuan industri nasional Indonesia. Maung menjadi sebuah simbol diplomasi," ujar Teddy dalam keterangannya, Kamis (7/5/2026).

Menurut dia, kendaraan taktis tersebut dikenal handal dan telah digunakan dalam beragam operasi serta kebutuhan nasional. Mobil tersebut dikembangkan sejak Prabowo menjabat Menteri Pertahanan RI periode 2019-2024.

"Maung telah dikembangkan sejak Bapak Prabowo menjadi Menteri Pertahanan dan saat ini produksinya di Pindad telah mencapai 3.200 unit, dan telah digunakan dalam beragam operasi dan kebutuhan dalam negeri," tutur Teddy.

Kendaraan Sehari-hari Prabowo

Mobil Maung menjadi kendaraan sehari-hari nan sering digunakan Prabowo sejak dilantik menjadi Presiden RI pada 20 Oktober 2024 lalu. Namun, ini kali pertamanya Maung dibawa dan digunakan saat Prabowo kunjungan ke luar negeri.

"Selama berada di Filipina, Bapak Presiden bakal menggunakan kendaraan nan dikenal sebagai kendaraan taktis ringan nan handal ini," jelas Teddy.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto tiba di The Mactan Cebu International Airport Authority (MCIAA) General Aviation (Gen-AV) Terminal, Cebu, Filipina, pada Kamis (7/5/2026), pukul 13.45 waktu setempat (WS). Kehadiran Prabowo untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN nan berjalan pada 7-8 Mei 2026.

Setibanya di Cebu, Prabowo disambut oleh Penasihat Keamanan Nasional Republik Filipina Eduardo Oban. Di bawah tangga pesawat, Presiden Prabowo juga menerima penyambutan kehormatan berupa jajar pasukan kehormatan dan penampilan tari-tarian tradisional Filipina. Selain itu, Presiden juga turut menerima buket kembang dari pihak tuan rumah.

Pertama Kalinya Prabowo Dijemput Maung

Ketibaan Presiden Prabowo di Filipina menjadi perhatian tersendiri. Untuk pertama kalinya dalam kunjungan luar negeri, Kepala Negara dijemput menggunakan Maung, kendaraan taktis ringan hasil pengembangan industri pertahanan nasional Indonesia.

Selama berada di Cebu, Prabowo dijadwalkan menghadiri salah satu agenda KTT ke-48 ASEAN, ialah KTT Brunei Darussalam–Indonesia–Malaysia–Philippines East ASEAN Growth Area (BIMP-EAGA) nan menjadi forum strategis untuk memperkuat konektivitas dan kerja sama ekonomi subkawasan ASEAN.

Dalam kunjungan tersebut, Prabowo dijadwalkan membahas penguatan kerja sama antarnegara ASEAN. Termasuk, upaya menghadapi dinamika dunia nan berkembang saat ini.

Selain itu, sejumlah rumor nan bakal dibahas mencakup perkembangan dunia nan berakibat pada kawasan, termasuk upaya menjaga ketahanan daya serta memperkuat koordinasi dalam merespons dinamika geopolitik.

Pertemuan para pemimpin ASEAN juga diharapkan memperkuat soliditas area dalam menjaga stabilitas, pertumbuhan ekonomi, serta kerja sama strategis di beragam sektor.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita