Prabowo Minta Suara Global South di BRICS Didengar: Kita Harus Lampaui 2030

Sedang Trending 56 menit yang lalu
Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya penguatan bunyi negara-negara selatan dunia dalam menentukan arah pembangunan dunia. Menurut Prabowo, BRICS memiliki peran strategis untuk menyatukan sekaligus memperkuat bunyi negara selatan dunia dalam membentuk masa depan.

Hal tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri sesi terbuka pertemuan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS 2026 di Bharat Mandapam, New Delhi, India, Minggu (13/9/2026).

"Sebuah masa depan di mana ketangguhan melindungi pembangunan, penemuan memperluas peluang, kerja sama menghasilkan akibat nyata, dan keberlanjutan berfaedah kesejahteraan diwujudkan baik untuk masa sekarang maupun bagi generasi mendatang," kata Prabowo dalam keterangan Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Prabowo, dalam empat tahun mendatang masyarakat internasional bakal memasuki tahun 2030 nan menjadi sasaran pencapaian agenda 2030 dan tujuan pembangunan berkepanjangan alias sustainable development goals (SDGs).

Berbagai komitmen, kata Prabowo, telah disepakati negara-negara bumi untuk mengentaskan kemiskinan, melindungi planet, dan membangun lembaga nan lebih kuat.

"Komitmen ini tetap teguh. Kita kudu terus melangkah melampaui tahun 2030," ujarnya.

Agenda 2030, menurut Prabowo, tidak hanya berangkaian dengan pencapaian sasaran dalam pemisah waktu tertentu. Lebih dari itu, agenda tersebut kudu menjadi bagian dari upaya menempatkan negara-negara berkembang pada posisi nan semestinya.

"Agenda ini bermaksud membawa negara-negara berkembang ke posisi nan semestinya, mewujudkan perdamaian dan kesejahteraan bagi rakyat kita, serta memberikan peran nan lebih besar bagi negara-negara berkembang dalam membentuk tatanan global," ucap Prabowo.

"Oleh lantaran itu, sudah sewajarnya bunyi negara-negara Global South didengar, tidak hanya dalam mempercepat penyelenggaraan agenda 2030, tetapi juga dalam menentukan arah masa depan setelahnya," imbuhnya.

(rfs/knv)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News