Binti Mufarida
, Jurnalis-Selasa, 09 Juni 2026 |09:39 WIB

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Binti M/Okezone)
JAKARTA - Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Anis Matta mengungkapkan, Presiden Prabowo Subianto meminta maaf mengenai penyelenggaraan penerimaan Surat Kepercayaan (Letter of Credentials) dari sejumlah duta besar negara sahabat nan baru dilakukan di Istana Merdeka, Jakarta, Senin 8 Juni 2026. Permintaan maaf itu disampaikan langsung oleh Prabowo kepada para duta besar.
Ia menegaskan keterlambatan itu terjadi lantaran tingginya intensitas aktivitas kenegaraan nan kudu dijalankan Presiden sejak awal masa pemerintahannya.
"Presiden sudah juga menyampaikan, pertama beliau meminta maaf atas keterlambatan ini kepada seluruh para dubes. Dan murni lebih banyak lantaran aspek agenda nan sangat padat dari beliau," kata Anis di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, dikutip Selasa (9/6/2026).
Anis menekankan pemerintah tidak pernah mempunyai maksud untuk menunda proses penerimaan surat kepercayaan dari para kepala perwakilan diplomatik negara sahabat. Menurutnya, seluruh penyesuaian agenda semata-mata dipengaruhi oleh agenda Presiden nan sangat padat.
"Murni lebih banyak lantaran aspek agenda nan sangat padat dari beliau. Tidak ada niat sama sekali untuk menunda-nunda pemberian kredensial ini. Sama sekali enggak, murni lantaran masalah agenda nan sangat padat saja sejak dari pelantikan dan situasi konsentrasi beliau kepada penanganan situasi dunia nan betul-betul memerlukan konsentrasi penuh ya," tutur Anis.
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·