Presiden Prabowo Subianto memanggil jejeran Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia dan pengusaha di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Jumat (31/7).
Pantauan di lokasi, Ketua Kadin Indonesia Anindya Bakrie berbareng jejeran pengurus tiba di Kompleks Istana Kepresidenan sekitar pukul 13.52 WIB.
Anindya mengatakan pihaknya datang berbareng ketua Kadin dari 38 provinsi untuk berbincang dengan Presiden Prabowo.
"Kami mau berbincang mengenai gimana bersama-sama bisa meningkatkan ekonomi dari daerah," ujar Anindya.
Anindya menyampaikan, selain membawa perwakilan Kadin dari seluruh Indonesia, pertemuan itu juga dihadiri sekitar 30 asosiasi dan golongan bumi usaha.
Menurutnya, agenda tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan Kadin dengan Presiden Prabowo di Hambalang pada Agustus 2025.
"Ketika kami diundang ke Hambalang sebelum beliau melakukan raker. Dan itu diprediksikan bahwa kita bakal menghadapi kondisi ekonomi dan juga geopolitik nan seperti sekarang ini," kata Anindya.
Dia menilai kondisi ekonomi dan geopolitik dunia saat ini perlu disikapi melalui komunikasi nan lebih erat antara pemerintah dan pelaku usaha.
"Nah sekarang gimana kita sama-sama untuk duduk menyikapinya. Karena dari keliling daerah, kita memandang semua tetap mencari jalan keluar, tetap optimis, tapi dibutuhkan komunikasi nan semakin lancar dan semakin baik," ucapnya.
Sejumlah menteri Kabinet Merah Putih turut datang dalam pertemuan tersebut, di antaranya Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.
Selain itu datang juga Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, serta Menteri Koperasi Fery Juliantono.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·