Prabowo: Kita Harus Amankan Pangan, Habis Itu BBM

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto menyebut pemerintah terus konsentrasi menyelesaikan persoalan-persoalan mendasar seperti ketahanan pangan, energi, pengentasan kemiskinan, hingga pembuatan lapangan kerja.

Ketahanan pangan menjadi salah satu prioritas utama untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi. Sementara kebutuhan daya diantisipasi melalui pengembangan bahan bakar nabati berbasis kelapa sawit, termasuk B50, serta pengembangan daya surya dalam skala besar.

"Yang paling mendasar adalah bagi saya, saya kudu amankan pangan. Habis itu kita kudu amankan BBM," kata Prabowo dalam Program Presiden Prabowo Menjawab, dikutip dari keterangan tertulis Badan Komunikasi, Kamis (17/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain pangan dan energi, Prabowo menegaskan pemerintah memberikan perhatian serius terhadap persoalan kelaparan anak, stunting, serta kemiskinan absolut dan kemiskinan ekstrem.

"Bagi saya nan kita kudu segera atasi adalah kelaparan anak-anak, stunting. Dan kemiskinan absolut, kemiskinan ekstrem," lanjutnya.

Upaya tersebut melangkah beriringan dengan agenda efisiensi anggaran dan pengamanan duit negara dari beragam kebocoran. Pemerintah mengarahkan sumber daya nan tersedia untuk investasi pada sektor-sektor produktif nan dapat menghasilkan devisa dan menciptakan lapangan kerja.

Di sektor ekonomi, pemerintah juga mendorong hilirisasi untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya alam di dalam negeri. Sejumlah proyek hilirisasi telah dimulai nan diharapkan dapat memperkuat industri nasional sekaligus membuka lebih banyak kesempatan kerja.

Penguatan ekonomi masyarakat turut dilakukan melalui pengembangan Koperasi Desa Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih. Program tersebut diarahkan untuk memperkuat rantai pasok hingga tingkat desa, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta mengurangi biaya logistik.

Lebih lanjut, Prabowo menjelaskan bahwa integrasi antara desa nelayan dan Koperasi Desa Merah Putih juga dapat memberikan kepastian pasar bagi hasil tangkapan nelayan sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan protein masyarakat.

"Jadi mereka tidak bakal cemas offtake-nya ke mana. Ini perhitungannya sangat jelas, kehidupan mereka tambah baik," tuturnya.

Sementara di sektor pendidikan, pemerintah terus melakukan beragam intervensi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, antara lain melalui digitalisasi pembelajaran, pembaharuan sekolah, dan peningkatan kompetensi guru.

"Kita mau semua lebih cepat, tapi insya Allah kita bakal sukses capai sasaran kita," tutup Prabowo.

(acd/acd)

Selengkapnya
Sumber detik finance
detik finance