Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengatakan semua pihak kudu belajar dari Nahdlatul Ulama (NU). Sebab, kata dia, kader NU berada di semua partai politik sehingga mereka tak pernah kalah.
"Semua partai NU hadir. Jadi NU enggak pernah kalah. Hebat, hebat. Kalau belajar politik sebetulnya kudu belajar dari NU," kata Prabowo saat menghadiri penutupan Munas-Konbes NU di IAI Syaichona Mohammad Cholil, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Selasa (23/6/2026).
Prabowo mengatakan banyak kader NU nan menjadi menteri di kabinetnya. Mulai dari, Ketua Umum PP Muslimat NU Arifatul Choiri Fauzi nan menjabat Menteri Perempuan dan Perlindungan Anak, Sekjen Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Saifullah Yusuf menjabat Menteri Sosial, hingga Menteri ATR/BPN Nusron Wahid.
"Ini Kabinet Merah Putih banyak sekali NU-nya ya," ujarnya.
"NU memang dahsyat selalu berada di mana-mana," sambung Prabowo.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menghadiri penutupan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU), Selasa (23/6/2026). Acara penutupan digelar di IAI Syaichona Mohammad Cholil, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur.
Berdasarkan pantauan Liputan6.com, Prabowo tiba di letak aktivitas pukul 13.45 WIB, usai sebelumnya meresmikan jalan wilayah sepanjang 1.151 kilometer di Sampang, Jawa Timur. Dia tampak mengenakan baju safari coklat muda serta peci berwarna hitam.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·