Jakarta, CNN Indonesia --
Presiden RI Prabowo Subianto menyoroti jumlah batalyon TNI nan lebih sedikit dibandingkan jumlah kabupaten di Indonesia.
Dengan dugaan satu batalyon ditempatkan di setiap kabupaten, Prabowo menyatakan tetap ada lebih dari 360 kabupaten nan tidak mempunyai kehadiran satuan TNI.
Prabowo menyebut keterbatasan kehadiran abdi negara di sejumlah wilayah turut berangkaian dengan persoalan pengawasan atas kekayaan alam Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Padahal di situ ada kekayaan kita. Karena itulah, selama sekian puluh tahun, terjadilah illegal logging, illegal mining, kebun-kebun liar," kata Prabowo dalam Program Presiden Prabowo Menjawab mengutip pers rilis Bakom RI, Kamis (17/9).
Prabowo menyatakan penambahan kekuatan TNI diperlukan untuk memastikan pertahanan dan keamanan negara dapat menjangkau seluruh wilayah Indonesia.
Ia menyebut luas wilayah dan besarnya jumlah masyarakat membikin kehadiran unsur pertahanan perlu diperkuat secara merata demi menjaga kedaulatan negara.
"Negara kita ini besar sekali. Kita punya 514 kabupaten, dan kabupaten itu besar. Bukan kabupaten nan kecil-kecil, kabupaten itu besar," ujar dia.
Selain itu, Prabowo juga mengatakan anggaran pertahanan Indonesia termasuk nan paling mini se-ASEAN. Ia menyebut anggaran pertahanan RI tetap berada di bawah 2 persen dari produk domestik bruto (PDB).
"Anggaran kita termasuk paling mini di ASEAN. Walaupun kita sudah meningkatkan seperti itu, tidak sampai 2 persen dari GDP kita," ujarnya.
Prabowo menjelaskan shopping pertahanan Indonesia selama beberapa dasawarsa berada di kisaran 0,9 persen PDB.
Sebagai perbandingan, Prabowo menyebut Singapura mengalokasikan anggaran pertahanan lebih dari 3 persen PDB.
Prabowo menegaskan penguatan pertahanan diarahkan untuk membangun sistem pertahanan dan keamanan nan lebih baik.
"Jadi, jika menurut saya, sistem kita, sistem hankam nan merata, memerlukan kehadiran unsur-unsur pertahanan nan cukup kuat," ucapnya.
(mnf/fra)
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·